Tonjolkan Ciri Khas Karya, Bukti Resep Sukses Fotografer Rio Motret

Sumber Gambar: Rakyatku Hiburan

Menjadi fotografer bukan salah satu pekerjaan impiannya semasa kecil. Meski memiliki hobi motret karena pernah mengutak-atik kamera Kodak milik ibunya, pekerjaan pemandu wisata tetap lebih menarik perhatiannya.

Namun kejadian bom Bali 2002 menggugurkan impiannya untuk menjadi pemandu wisata. Ia pun memilih menekuni bidang desain grafis untuk memuaskan minatnya di dunia seni.

Itulah sekelumit latar belakang Rio Wibowo, atau biasa dikenal dengan nama Rio Motret di kalangan fotografer dan selebriti papan atas Indonesia. 

Ketika berkuliah di jurusan desain grafis, ia mengikuti mata kuliah fotografi dan sangat tertarik untuk mendalami fotografi lebih lanjut. Dari ketekunan belajarnya, Rio pun berhasil menjadi asisten dosen untuk mata kuliah tersebut dan mendapatkan ilmu yang lebih banyak lagi seputar dunia fotografi. Tidak jarang ia membantu adik-adik kelasnya di mata kulaih tersebut.

Sebelum memutuskan untuk menekuni dunia fotografi secara penuh, selepas kuliah ia pernah bekerja di sebuah majalah fesyen sebagai fotografer. Disana ia belajar untuk menjadi seorang fotografer profesional dan mulai menaruh hati pada dunia fotografi fesyen.

Ia tidak ingin berhenti disana. Setiap tahun ia selalu memiliki target baru untuk memperdalam cabang ilmu lain di dunia fotografi untuk menambah keahliannya.

Memulai menjadi seorang fotografer tidaklah mudah bagi Rio. Ia memulai dari nol dengan membeli kamera menggunakan uang tabungan sendiri untuk belajar memotret.

Teman-teman terdekatnya menjadi sasaran obyek foto. Bayaran sebesar Rp 50.000,00 pernah diterimanya sebagai biaya jasa potretnya dari seorang teman, dan setelahnya ia pernah beberapa kali dibayar seadanya. Karena memiliki passion yang kuat untuk mengumpulkan portofolio, ia pun tetap serius menekuninya.

Di tahun 2004, setelah merasa memiliki cukup banyak bekal untuk menjadi seorang fotografer, ia memberanikan diri membuka studio sendiri di daerah Pluit, Jakarta Utara.

Biaya jasa pemotretannya pun perlahan-lahan mulai menanjak tergantung kebutuhan dan permintaan klien. Meski demikian, ia tetap tidak berhenti belajar untuk memperkaya ilmu fotografi.

Teman-teman lamanya yang memang berkecimpung di dunia fotografi juga diajaknya untuk menjadi tim fotografernya untuk membesarkan studio foto miliknya. Bisa dibilang, Rio membangun tim kerjanya dari orang-orang terdekat yang sudah dikenalnya dan ia paham betul potensi dan kemampuannya.

Tiga tahun kemudian, Ririn Ekawati dan Rini Yulianti, kakak-beradik artis, menghubungi Rio untuk dipotret setelah melihat portofolionya di media sosial Friendster. Waktu itu Rio senang bukan main jasa fotografinya mulai dilirik orang tersohor.

Dari sana, beberapa artis lain dan manajemen artis mulai berdatangan dan melirik jasa fotografinya seperti Ayu Ting-Ting, Ivan Gunawan, Luna Maya, Chelsea Olivia-Glenn Alienskie, Rossa, Cinta Laura, Julia Perez, Raffi Ahmad-Nagita Slavina, Krisdayanti dll. untuk memakai jasanya untuk pemotretan pre wedding, kehamilan, pernikahan, sampul album atau fesyen.

Pengalaman lain yang tidak dilupakannya ketika Krisdayanti memintanya untuk menjadi fotografer dalam sampul albumnya “Persembahan Ratu Cinta” di tahun 2012. Ia sudah lama menjadi penggemar Krisdayanti dan tidak menyangka bahwa ia berkesempatan untuk memotret idolanya ini.

Baca juga: Wahyu "Pinot" Ichwandardi Banggakan Indonesia Melalui Animasi Retro

                  WPAP, Gaya Ilustrasi Asal Indonesia yang Mendunia

Bisnis Rio pun semakin berkembang pesat melalui media sosial Facebook dan Instagram sebagai media promosi dan galeri pameran karya-karyanya. Rio Motret juga dikenal sebagai fotografer yang cukup memiliki harga fantastis dalam urusan jepret-menjepret.

Meski begitu, hasil jepretannya memang tidak usah diragukan lagi. Sebagai fotografer yang mencintai fesyen dan perfeksionis, ia dikenal cukup dandy akan penampilannya sendiri. Tak heran, potret wajahnya pun kerap menghiasi laman media sosialnya bersamaan dengan hasil karyanya yang lain.

Pada tahun 2016, Rio membuat sebuah pameran foto yang bertajuk “Alkisah” yang mengangkat tema tentang 17 cerita rakyat dari berbagai daerah yang melibatkan 65 artis ternama ibu kota dan beberapa desainer kondang Indonesia seperti Ivan Gunawan, Rinaldy A. Yunardi, Anne Avantie, Barli Asmara, dll.

Pameran foto ini juga sekaligus merayakan 12 tahun eksistensinya di dunia fotografi dan sukses menarik pengunjung sebanyak 70.000 orang ketika diadakan di Grand Indonesia, Jakarta.

Meski persaingan di industri fotografi komersil saat ini semakin ketat, baginya seorang fotografer harus memiliki ciri khas gaya potret yang selalu ditonjolkan di setiap karyanya sebagai identitas diri, sehingga tidak perlu bersaing dengan banting harga. Seperti dirinya yang menonjolkan warna foto menggunakan warna-warna lembut.

Selain itu, detail kecil dalam pemotretan seperti aksesoris, pakaian, latar belakang, riasan wajah, dll. sebagai penunjang foto juga harus selalu diperhatikan supaya mampu menghasilkan foto yang terbaik.

Tidak kaku dengan teori fotografi juga perlu dilakukan oleh seorang fotografer karena menjadi fotografer yang terpenting haruslah kreatif dengan situasi dan kondisi yang ada, dan tidak perlu harus selalu terpaku pada teori yang ada.

Bagi Rio Motret, foto yang apik adalah foto yang mampu memasukkan segala unsur didalamnya menjadi satu kesatuan karya apik dan mampu bercerita.

 

 

Sumber:

http://www.alkisahriomotret.com/

https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/bukan-fotografer-rio-motret-ternyata-waktu-kecil-pengin-jadi-23f93a.html

https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/film-layar-lebar-mimpi-terbesar-yang-ingin-diwujudkan-rio-motret-4c4753.html

https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/kisah-perjuangan-rio-motret-sebelum-jadi-fotografer-papan-atas-6013e9.html

https://daily.oktagon.co.id/dunia-memotret-rio-motret/

https://www.kompasiana.com/adityapmn96/cerita-sukses-ala-rio-motret_58579787547b61911565c9de

https://swa.co.id/swa/profile/panggil-dia-rio-motret

https://www.youtube.com/watch?v=7ZhPdiCdI0g

 

           



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi