Reblood, Wujud Nyata Leonika Sari Bantu Permudah Donor Darah

Sumber: IDN Times

Banyak orang yang masih enggan untuk menyumbangkan darah mereka karena takut jarum suntik, keterbatasan waktu, atau kurang memenuhi syarat kesehatan untuk melakukan donor darah.

Padahal dengan donor darah, tentunya darah kita bermanfaat untuk menyelamatkan hidup seseorang. Di Indonesia sendiri, setiap detiknya ada lima orang yang sedang sekarat menunggu datangnya transfusi darah untuk menyambung nyawa mereka.

Indonesia membutuhkan darah sebanyak 5,1 juta kantong setiap tahunnya. Namun, kita masih kekurangan 1 juta kantong darah untuk memenuhi kebutuhan tersebut karena rendahnya kesadaran warga untuk menyumbangkan darah.       

Menurut data WHO (World Health Organization), kebutuhan darah masih banyak bergantung dari donor darah para keluarga pasien. Selebihnya, pasien harus merogoh kocek yang tidak sedikit untuk membayar donor tersebut.

Melihat permasalahan tersebut, Leonika Sari Njoto Boedioetomo, CEO dan Founder Reblood, berinisiatif untuk membuat sebuah startup yang mampu mempermudah akses informasi terkait donor darah.

Dara kelahiran 1993 ini dulunya sempat ingin berkuliah kedokteran. Tapi karena mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya ia memilih untuk banting setir masuk kuliah Sistem Informasi.

Di bangku kuliah, ia berusaha untuk selalu menajamkan kemampuan coding-nya. Ia juga aktif dalam kompetisi ataupun proyek pembuatan aplikasi. Salah satu proyeknya dulu adalah Bloobis yang membantu rantai pasokan darah di rumah sakit dan PMI Surabaya.

Inspirasinya untuk membuat Bloobis datang ketika ia sering mendapatkan broadcast message tentang orang butuh darah di sebuah rumah sakit. Setelah ditelitinya, ternyata memang kebutuhan darah untuk skala nasional sendiri masih kurang karena minimnya akses informasi antara kebutuhan dan stok darah.

Namun setelah beberapa waktu, aplikasi Bloobis ini dirasa kurang terlihat signifikan kemajuannya karena ketidakcocokan dengan sistem rantai suplai darah saat ini dengan sistem rantai suplai darah untuk rumah sakit dan bank darah yang dibuatnya.

Untuk menambah pengetahuannya, ia pun mencoba untuk mengikuti kursus online di EdX dan mendaftar Massachusetts Institute of Technology (MIT) Global Entrepreneurship Bootcamp 2015. Siapa sangka ia lolos dan berhasil mendapatkan beasiswa untuk mengikuti short course tersebut selama seminggu.

Di MIT, ia membawa blood bank information system yang menarik pihak penyelenggara karena dinilai berdampak sosial dan bermanfaat bagi dunia kesehatan. Meski hanya seminggu, banyak hal yang dipelajarinya disana. Leo juga semakin sadar bahwa aplikasinya masih harus dikembangkan lagi.

Kembali ke tanah air dengan ilmu mentoring dari MIT, akhirnya ia pun memutuskan untuk mengganti aplikasi tersebut menjadi aplikasi yang difungsikan untuk masyarakat dan menamainya dengan Reblood.

Menggandeng rekannya, Faisal Setia Putra, Ari Agustina, dan M. Zuhri, mereka kembali menemuka penyebab orang enggan mendonorkan darahnya adalah selain takut jarum suntik, juga minimnya informasi mengenai tempat dan waktu bagi calon donor. Tak sedikit mereka juga ditolak donor darah.

Modal nekat dan niat untuk membantu masyarakat, Leonika dan teman-temannya membuat aplikasi dan memanfaatkan event di kampus dan perkantoran untuk memperkenalkan Reblood. Untuk menyebarkan informasi, mereka memanfaatkan channel partnership ITS, tempat Leo berkuliah.

Juara Mandiri Young Technopreneur 2014 ini akhirnya mendapatkan dukungan pendanaan dari Institusi Startup Surabaya dan EMTEK untuk mengembangkan aplikasi ini. Tak sampai setahun, Reblood berhasil bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Startup yang dinamainya Reblood ini meluncurkan aplikasi smartphone yang memungkinkan pengguna untuk bisa mengetahui lokasi donor darah terdekat, atau kegiatan donor darah yang akan diadakan dalam waktu dekat.

Tak hanya itu saja. Ada fitur pengingat (reminder) donor darah melalui SMS sehingga calon donor bisa mempersiapkan kesehatan mereka, pengetahuan seputar donor darah, serta jumlah poin yang didapatkan setelah donor darah yang nantinya bisa ditukarkan dengan hadiah.

Dengan hadirnya Reblood, beberapa kegiatan donor darah terbukti menunjukkan peningkatan jumlah pendonor yang signifikan. Sambutan positif dari masyarakat yang mengunduh aplikasi dan menggunakan aplikasi ini juga tentunya semakin membuat Leo dan kawan-kawan bangga atas usaha mereka.

Hampir empat tahun berjalan, Reblood sendiri sudah menyebar ke beberapa daerah seperti Kalimantan, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, dll. dengan jumlah unduhan aplikasi lebih dari 10.000 kali unduhan.

Menjadi entrepreneur sendiri bagi wanita inspiratif yang dinobatkan oleh Forbes Asia 2016 ini memang tidak mudah karena sebagai pemimpin ia harus bisa mengelola tim dan produknya.

Selain itu, baginya, menciptakan produk yang membawa manfaat besar bagi banyak orang akan jauh lebih terasa bermanfaat daripada sekedar membawa profit.

Baru-baru ini, aplikasi Reblood masuk ke dalam nominasi Google Play Awards 2019 di kategori Best Social Impact. Leonika juga mewakili Indonesia sebagai salah satu penerima beasiswa Google for Entrepreneurs di Blackbox Connect selama dua minggu.

Semoga kedepannya semakin banyak technopreneur wanita yang memecahkan masalah di masyarakat dan berkembang pesar di dunia teknologi.

 

 

 

Sumber:

https://youngster.id/sociopreneur/leonika-sari-njoto-boedioetomo-membantu-masyarakat-melakukan-donor-darah-secara-rutin

https://www.hitsss.com/leonika-sari-njoto-boedioetomo-ceo-reblood-dengan-teknologi-selamatkan-nyawa-orang/

https://medium.com/digitaraya/leonika-sari-dari-reblood-siap-mewakili-indonesia-di-silicon-valley-dalam-ajang-blackbox-connect-cc7a17b96b77

https://www.its.ac.id/news/2016/01/10/reblood-aplikasi-donor-darah-untuk-masyarakat/

https://www.ziliun.com/leonika-sari-founder-reblood-setelah-ke-mit-ingin-fokus-bikin-startup/

https://inet.detik.com/cyberlife/d-4528310/startup-lokal-reblood-masuk-nominasi-google-play-awards-2019

https://mediaindonesia.com/read/detail/169772-indonesia-kekurangan-1-juta-kantong-darah-tiap-tahun



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi