Muda, Cerdas, Berbakat: Inilah Sosok Youtuber Agung Hapsah

Sumber: Kincir.com

Dulu kita hanya bisa menikmati hiburan audio visual dengan layar televisi. Penggunaan ponsel pun hanya sebatas untuk berkomunikasi. Semenjak penggunaan internet semakin masif dalam kehidupan kita, dunia pun lantas perlahan-lahan berubah.

YouTube menjadi salah satu platform andalan untuk mencari hiburan maupun informasi, mulai dari video lucu, musik video, hingga mini film yang berdurasi lebih dari puluhan menit. Tidak heran jika generasi milenial saat ini cenderung bermigrasi dengan lebih sering mengakses YouTube daripada televisi sebagai sumber informasi dan hiburan sehari-hari.

Dari sekian banyaknya lautan video yang ada di kanal YouTube, tentu ada peran penting pembuat video atau video maker untuk membuat video yang apik secara konten dan sinematografi. Pun saat ini, YouTuber atau para pembuat konten (content creator) di YouTube semakin banyak dan semakin baik. Salah satunya adalah Agung Hapsah.

Agung Hapsah bisa dibilang termasuk dalam salah satu jajaran Youtuber Indonesia berbakat dengan beragam konten yang sudah ia buat. Hingga tulisan ini ditulis, diperkirakan channel YouTube miliknya sudah diikuti lebih dari 5.000.000 subscribers dan telah ditonton oleh 98.215.014 penonton.

Usianya masih muda, masih 20 tahun. Ia banyak menghabiskan hidupnya di Australia, sejak kelas 3 SD hingga kelas 2 SMP yang menyebabkan ia berbicara bahasa Indonesia dengan bahasa yang semi baku, seperti menggunakan kata ‘tidak’ daripada ‘enggak’ karena ia lebih terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris.

Perjalanan Agung membuat video sendiri dimulai ketika usianya masih 11 tahun menggunakan webcam dan banyak bereksperimen sendiri secara otodidak. Ia banyak belajar melalui internet dalam membuat video sendiri, mulai dari editing, videografi, hingga sinematografi.

Untuk membuat video ia menggunakan kamera Canon EOS 600 D dan smartphone. Sedangkan untuk proses penyuntingannya, ia menggunakan software Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effect untuk penambahan efek-efek pada videonya.

Pembuatan videonya sendiri memakan waktu beberapa hari karena ia harus menyiapkan teks tentang materi yang dibicarakannya dalam bahasa Inggris. Lalu ia akan meminta tolong pada seorang temannya untuk menerjemahkan ke bahasa Indonesia, kemudian ia merevisi kembali hasil terjemahan tersebut agar lebih sesuai dengan gaya bahasanya. Baru setelah itu ia menghapal dan memahami teks tersebut. Rutinitas inilah yang membuat Agung sangat lancar berbicara di video-videonya.

Selain itu, penyuka lagu rap ini menggeluti dunia debat bahasa Inggris sejak di bangku sekolah menengah. 2016 silam ia mengikuti NSDC (National School Debatin Championship) mewakili Kalimantan Timur bersama kedua temannya, Lila Aryadwita dan Ayu Suci Rakhima, hingga babak final. Dalam kompetisi ini ia berhasil menyabet medali emas nomor individu.

Saat ini ia sendiri memiliki dua channel YouTube, yakni Agung Hapsah untuk video berbahasa Indonesia dan Sleepy Insomniac yang lebih banyak menggunakan bahasa Inggris. Penamaan channel Sleepy Insomniac ini karena aktivitasnya mengedit video banyak dilakukan pada malam hari.

Kemampuan pemilik nama lengkap Agung Awlia Hapsah ini dalam mengedit video memang sudah diakui oleh banyak pihak. Video-video yang diproduksinya terlihat rapi dan apik, dengan sinematografi dan videografi yang berkualitas tinggi mirip dengan efek-efek yang dihasilkan oleh film-film Hollywood.

Disamping itu, konten yang diproduksinya juga berbeda daripada channel lainnya yang lebih banyak melakukan prank. Ia tetap idealis berpegang pada prinsipnya untuk tidak sekedar mengikuti arus yang sedang viral, meski akhirnya berujung pada sulitnya ia untuk memuaskan diri sendiri.

Konten-kontennya sendiri cukup beragam. Ada film pendek, video esai, Q&A, hingga kisahnya mengenai pendidikan di Indonesia. Tidak hanya tampil beda, kontennya pun selalu dibuat berdasarkan data sehingga lebih berbobot seperti videonya yang berjudul ‘Robot Lebih Pintar Daripada Manusia’. Inilah yang membuatnya disukai oleh anak-anak muda karena kontennya yang berbeda dan anti mainstream.

Ia sendiri cukup banyak melakukan kolaborasi dengan YouTuber lain, seperti Fathia Izzati yang terkenal karena video ’21 Accents’nya, Rezap Oktovia, SkinnyIndonesia24, dsb. Kariernya sebagai content creator ini juga berhasil mengantarkannya bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan ikut dalam perjalanan blusukan beliau.

Banyak tantangan yang dihadapi oleh Agung selama berkarier sebagai content creator. Mulai dari belajar teknik pengambilan gambar hingga sinematografi secara otodidak, menghadapi culture shock setelah kembali ke Indonesia, hingga perlahan tapi pasti menjaga kualitas pertumbuhan channel YouTube miliknya. Semakin banyak YouTuber yang bermunculan, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Agung untuk tetap bisa eksis di dunia YouTube.

Dari Agung sendiri kita bisa belajar bahwa berkarier di industri kreatif seperti menjadi content creator juga berpeluang menghasilkan pundi-pundi rupiah. Juga, tidak ada yang instan di dunia ini. Semua kesuksesan selalu berawal dari kerja keras dan usaha pantang menyerah. Semoga menginspirasi!

 



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi