Kevin Mintaraga Bantu Wujudkan Pernikahan Impian Melalui Bridestory

Source: Indonesia Tatler

Sebagai entrepreneur seperti impian generasi milenial masa kini pada umumnya bukanlah mimpi seorang Kevin Mintaraga. 

Pernah mengenyam pendidikan computer science di salah satu universitas di negeri kangguru membuatnya tidak pernah menggantungkan mimpi sebagai seorang entrepreneur.

Hidupnya sebagai mahasiswa kala itu hanyalah menikmati masa muda dengan bermain gim dan memenangkan beberapa ajang kontes tingkat nasional maupun internasional. 

Namun, sebuah musibah tak terduga menimpa keluarganya di Indonesia.  Ayahnya jatuh sakit.  Ia memutuskan untuk tidak meneruskan pendidikannya di negeri kangguru dan kembali ke Indonesia. 

Ditengah situasi tersebut, ia memikirkan bagaimana caranya untuk mandiri secara finansial supaya tidak menambah beban keluarga yang tengah memiliki musibah.  Tapi tidak adanya ijazah dibangku universitas cukup membuatnya tidak percaya diri untuk bisa menghasilkan uang sendiri.

Dengan bantuan kakaknya, Kevin akhirnya diperkenalkan kepada salah seorang rekan kakaknya yang membutuhkan karyawan untuk mengisi posisi Account Executive di sebuah perusahaan desain grafis. 

Tugasnya menawarkan jasa pembuatan website, brosur, dll.  Jaringan bisnisnya bertambah.  Ia sempat membuka bisnis dibidang periklanan bersama beberapa rekan.  Namun bisnis tersebut harus tutup karena perkembangannya yang kurang baik.

Seolah tidak kapok untuk mencoba berbisnis, ia kembali mencoba peruntungan di dunia bisnis dengan membuka usaha di bidang internet advertising yang bernama Magnivate bersama beberapa rekan. 

Usaha ini cukup sukses dengan banyaknya klien dari berbagai perusahaan yang berdatangan untuk menggunakan jasa perusahaannya.  Ditambah lagi pada saat itu di tahun 2008, media sosial sedang heboh di kalangan masyarakat.

Hingga 2012, Magnivate cukup berkembang pesat dan sukses sebagai perusahaan di bidang internet advertising.  Pada tahun yang sama, perusahaan tersebut akhirnya diakuisisi oleh perusahaan asing dan membuat Kevin berganti posisi di perusahaan dari CEO menjadi chairman

Setelah akuisisi, diakuinya perusahaan cukup pincang karena adanya perbedaan misi antara ia dan rekannya. Setelah itu, beberapa orang penting juga banyak yang mengundurkan diri dari perusahaannya.

2014 menjadi titik awal Kevin untuk memulai perjalanan hidupnya bersama Bridestory, sebuat platform market place yang menghubungkan vendor pernikahan seperti wedding organizer, make up artist, butik, dll. dengan calon pengantin yang membutuhkan vendor pernikahan. 

Ide ini muncul berawal dari kecintaan sang istri akan dunia wedding dan bekerja menjadi wedding stylist. Didorong rasa penasaran akan dunia wedding, ia pun turut mempelajari hal tersebut.

Dari hasil riset yang dipelajarinya, bagi calon pengantin yang tinggal di lain kota dan ingin menikah di kota lain masih kesulitan untuk mencari vendor pernikahan yang sesuai selera karena minimnya pengetahuan akan vendor pernikahan di kota tersebut. 

Misalnya, ada seorang calon pengantin yang tinggal di Jakarta dan di New York lalu ingin menikah di Bali, tentu akan sangat kesulitan mencari vendor pernikahan terbaik bagi mereka karena tidak tinggal di Bali.

Penerima penghargaan E&Y Young Entrepreneur of the Year 2013 ini ingin memberi solusi tersebut dengan menyediakan platform market place yang menghubungkan berbagai vendor pernikahan di berbagai kota dengan calon pengantin. 

Nantinya calon pengantin bisa mendapatkan informasi detail mengenai harga, konsep, dan layanan yang ditawarkan vendor tersebut dan bisa disesuaikan dengan keinginannya.

Lalu lahirlah Bridestory dan di tahun 2015, Bridestory sudah berhasil ekspansi ke luar negeri untuk bekerja sama dengan vendor-vendor pernikahan luar negeri. 

Selain itu, Bridestory juga meluncurkan aplikasi Hilda yang merupakan personal wedding consultant yang dapat membantu klien untuk mendapatkan referensi pernikahan sesuai selera.

Pencapaian Bridestory hingga tahun keempat berjalan saat ini adalah telah berhasil menggandeng puluhan ribu vendor pernikahan di berbagai negara di belahan dunia, serta menggaet banyak klien calon pengantin untuk menggunakan jasa Bridestory dalam persiapan pernikahan mereka. 

Kabar terbarunya, saat ini Bridestory menggandeng Blibli.com dengan meluncurkan Bridestory Pay, sebuah inovasi sistem pembayaran pernikahan untuk memudahkan calon mempelai dalam mempersiapkan pernikahan mereka. 

Baginya, kunci kesuksesan menjadi seorang entrepreneur adalah selain peka terhadap kebutuhan pasar, kesediaan diri untuk mendengarkan tak kalah penting untuk mencari tahu peluang baru yang dibutuhkan oleh masyarakat.

 

 

Sumber:

http://indonesiaenterpreneur.blogspot.com/2017/01/kevin-mintaraga-pemilik-bridestory.html

https://www.maxmanroe.com/kevin-mintaraga-sosok-kreatif-di-balik-kesuksesan-startup-bridestory.html

https://dailysocial.id/post/kevin-mintaraga-entrepreneur

http://www.dewimagazine.com/news-art/ceo-bridestory-kevin-mintaraga-berbagi-kisah-membangun-bisnis

https://www.pressreader.com/indonesia/indonesia-tatler/20180201/283124249338531

https://www.blibli.com/friends/blog/persiapkan-pernikahan-kamu-dengan-menggunakan-bridestory-pay-di-blibli-com-yuk

 


Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
0 komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi