Kesuksesan Yuni Jie Membawa Jie Design ke Ranah Desain Modern Minimalis

Menghasilkan pundi-pundi rupiah dari passion pribadi tidaklah mudah karena tidak semua orang beruntung untuk dapat bekerja sesuai dengan passionnya.

Adalah Yuni Jie, founder Jie Design sekaligus desainer interior pertama di Indonesia yang menulis buku mengenai desain interior.

Sejak kecil, Yuni telah menyenangi Lego dan berbagai mainan tiga dimensi. Ia juga gemar menggambar, membuat kostum untuk boneka Barbie miliknya menggunakan lem dan kertas, serta membuat sketsa fesyen.

Selepas SMA, Yuni dengan segera memutuskan untuk hijrah ke negeri Paman Sam untuk menempuh pendidikan sarjananya di Cornish College of the Arts, Seattle, AS. 

Setelah memegang gelar Bachelor of Fine Arts dengan predikat cumlaude, ia sempat bekerja di firma desain interior Collins and DiMarco Architecture + Design sebelum kembali meneruskan pendidikannya di Pratt Institute, New York.

Sepulang dari New York setelah mengambil master, ia membuat keputusan cukup nekat dengan kembali ke tanah air untuk mendirikan firma desain interior sendiri.

Mendirikan perusahaan desainer interior sendiri penuh tantangan untuknya karena dunia interior belum terlalu diminati di Indonesia. Apalagi Indonesia masih berusaha menstabilkan kondisi ekonomi pasca krisis moneter 1998.

Namun lambat laun, ia tetap bisa bertahan bersama Jie Design walau kesempatan saat itu tidak banyak. Dengan semakin membaiknya kondisi ekonomi Indonesia, dunia properti perlahan mulai berkembang pesat di Indonesia. Perusahaan yang didirikannya pun tertolong karena kebutuhan untuk desain interior meningkat.

Reputasinya sebagai seorang desainer interior dan nama perusahaannya semakin dikenal khalayak ketika ia menerbitkan buku pertamanya di tahun 2006, Yuni Jie on Modern Interior Design. Pada waktu itu, ia menjadi seorang desainer interior pertama di Indonesia yang menerbitkan buku mengenai desain interior.

Ia dan perusahaannya pun banyak diekspos media. Buku selanjutnya yang diterbitkannya adalah Simply Simpe: 100 Tips Desain Interior Modern (2006), At Home: Di Rumah Bersama Yuni Jie (2007), Yuni Jie Contemporary Urban Living (2009), dan The Art of Casual Elegance (2014).

Finalis The International Young Creative Entrepreneur 2007 ini dikenal dengan rancangannya yang minimalis, namun tidak meninggalkan harmonisasi keindahan desain dan kepraktisan fungsi ke rancangannya.

Ia adalah seorang yang sangat teliti dan peduli dengan setiap kliennya, sehingga ia memilih untuk tidak menerima banyak proyek di saat bersamaan. Ia selalu menginginkan setiap desain yang dibuatnya benar-benar spesial dan sesuai dengan kebutuhan kliennya. Untuk itu, baginya skala prioritas itu sangatlah penting dalam mengerjakan setiap proyek.

Hal itu juga untuk menjaga kualitas desain yang dihasilkan, serta kepuasan kliennya. Baginya, menjaga reputasi diri maupun perusahaan harus terus dilakukan supaya bisa dipercaya oleh masyarakat.

Selain sibuk merancang proyek desain untuk keperluan korporat maupun individu, wanita yang pernah terpilih sebagai One of Indonesian’s Leading Business Women 2008 berdasarkan poling yang dibuat oleh majalah SWA, juga beberapa kali pernah bekerja sama dengan beberapa perusahaan manufaktur furnitur untuk merancang furnitur.

Diantaranya bekerja sama dengan gerai furnitur Vivere dengan merilis koleksi bernama Maha (2007) dan Raya (2014). Beberapa kali ia juga terpilih untuk berkolaborasi dengan beberapa desainer interior di Indonesia untuk mengadakan pameran desain interior. Tak heran jika rancangannya termasuk salah satu rancangan yang diperhitungkan di tanah air.

Melalui kolaborasi desain interior dan fesyen yang diiniasi olehnya, ia membuat gerakan sosial yang membantu para siswa Sekolah Dasar (SD) kurang mampu untuk mendapatkan pakaian seragam sekolah secara gratis. Sejak 2017 ini aktif melakukan proyek sosial ini yang dinamakan One Fine Sky.

Untuk mewujudkan gerakan proyek sosial ini, One Fine Sky bekerja melalui penjualan kemeja putih. Dengan membeli satu potong kemeja putih, pembelinya secara otomatis telah menyumbang satu set pakaian seragam untuk siswa SD yang kurang mampu.

Hasil penjualannya telah berhasil disumbangkan ke anak-anak SD di komunitas nelayan di Cilincing, Jakarta, Nias, komunitas Asmat, dan panti asuhan di Kota Semarang.

 

Sumber:

http://www.rumahhokie.com/beritaproperti/inspirasi-kartini-yuni-jie-desain-untuk-sebuah-gerakan-sosial/

https://wolipop.detik.com/read/2014/08/18/133231/2665180/1133/mengenal-yuni-jie-desainer-interior-stylish-di-balik-kesuksesan-jie-design

http://nowjakarta.co.id/creating-vision-with-an-eye-for-beauty

https://swa.co.id/swa/profile/yuni-jie

https://www.bukupedia.com/id/book/id-34-3052/arsitektur/simply-simple-100-tips-desain-interior-modern.html

http://desaininterior.me/2015/05/the-stylish-and-elegant-yuni-jie/

 


Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
0 komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi