Irwan Mussry Tidak Lulus Kuliah, Tapi Kini Jadi Pengusaha Sukses

Sumber Gambar: Tabloid Bintang

Sepanjang tahun 2018 lalu, nama Irwan Mussry pernah menjadi sorotan setelah membagi-bagikan beberapa jam tangan mewah senilai Rp 70 juta kepada atlet-atlet Indonesia yang berhasil memboyong medali di ajang Asian Games 2018 lalu.

Namanya yang sudah mahsyur di kalangan pengusaha dan pencinta jam tangan mewah, semakin menjadi perbincangan publik setelah menikah dengan musisi Maia Estianty. Dialah Irwan Danny Mussry, atau biasa dikenal Irwan Mussry.

Pria asal Surabaya berusia 56 tahun ini dikenal sebagai sosok dibalik suksesnya Time International, distributor jam tangan mewah seperti Gucci, Tag Heuer, Rolex, Cartier; merek fesyen mewah seperti Red Valentino, Chanel, Tory Burch, Fendi, serta merek kosmetik Chanel, Innisfree, dan Laneige.

Tumbuh di keluarga wirasauhawan membuat Irwan kecil sudah tertarik mengamati kegiatan bisnis seperti negosiasi dan berjualan. Cita-citanya sejak kecil bahkan ingin menjadi seorang pedagang.

Ayahnya yang berasal dari Arab Saudi telah merintis usaha di bidang distribusi suku cadang dan service center sejak tahun 1965. Namun ayahnya meninggal di kala usia Irwan masih delapan tahun.

Setamat SMP, Irwan dan keluarganya akhirnya pindah ke Amerika Serikat. Semasa sekolah disana ia aktif bekerja paruh waktu sebagai pengelap kaca, pengantar surat, pelayan restoran, hingga pencuci piring.

Ia sempat berkuliah di California State University, Los Angeles, namun tidak sampai tamat. Meski demikian, niatnya untuk menjadi seorang entrepreneur masih terus membara di jiwa mudanya.

Sekembalinya ke Indonesia di tahun ’80-an, Irwan yang telah berprofesi sebagai pembalap ingin membeli sebuah jam tangan Gucci yang sedang tren saat itu. Sayangnya, sang penjual tidak memberikan pelayanan yang baik dan tidak begitu memahami produknya sehingga ia merasa merek Gucci tidak terepresentasi dengan baik.

Berawal dari mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan tersebut, Irwan memiliki ide untuk berbisnis distribusi jam tangah mewah di Indonesia. Ia mengontak tim jam tangan Gucci yang pernah dikenalnya sewaktu masih tinggal di Amerika Serikat dan mempresentasikan untuk pengajuan sebagai mitra distributor jam tangan mewah di Indonesia.

Berkat presentasi idenya yang unik, Gucci tertarik untuk menggandengnya sebagai distributor. Dari sanalah Time International berubah haluan menjadi perusahaan distributor jam tangan mewah di tahun 1984.

Berbisnis di industri ini berarti memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan supaya merasa puas dengan barang yang dibelinya. Hal tersebut disadari betul oleh Irwan dengan melatih para pegawai untuk benar-benar menguasai pengetahuan produk secara detail dan memperlakukan pelanggan seperti raja.

Memahami kebutuhan pelanggan sangat penting dilakukan agar mampu memberikan rekomendasi produk yang tepat yang sesuai kebutuhan dan memuaskan pelanggan.

Lalu di tahun 1989, merek jam tangan asal Swiss, Tag Heuer, menjadi merek kedua yang bergabung di Time International. 10 tahun kemudian, Time International membuka toko jam tangan mewah dengan beragam merek yang bernama The Time Place.

Time International pun mulai menggandeng beberapa merek lain jam tangan mewah, ditambah dengan adanya layanan purna jual resmi internasional yang langsung terhubung ke merek-merek jam tangan tersebut.

Tidak ingin berhenti di bisnis jam tangan mewah saja. Irwan pun mulai melakukan diversifikasi bisnis ke ranah fesyen dengan menggandeng Chanel untuk membuka butiknya di Jakarta di tahun 2008.

Tak ingin ketinggalan. Fendi membuka dua butiknya di Indonesia di bawah naungan manajemen Time International di tahun 2012, bersamaan dengan Rolex yang membuka butiknya di Plaza Indonesia.

Menyusul Tory Burch, merek fesyen asal negeri Paman Sam, membuka butiknya pertama kalinya di Plaza Senayan di tahun 2014. Tak lama, brand Chopard asal Swiss dan Berluti, anak perusahaan LVMH asal Perancis, juga menyusul dibawanya ke Indonesia.

Meskipun pelanggan yang dilayani mayoritas adalah kelas menengah ke atas di dalam negeri, Irwan tidak ragu untuk mencoba berekspansi ke luar Indonesia dengan membuka gerai di Marina Bay Sands Plaza. Menurutnya ini merupakan salah satu langkah untuk mulai meraih pasar global.

Dia pun menyadari bahwa bisnis kecantikan juga memiliki peluang yang bagus untuk dikembangkan. Chanel Fragrance and Beauty pun diboyongnya ke Indonesia dengan dibukanya toko di Plaza Indonesia di tahun 2015.  

Suburnya hallyu wave atau gelombang hallyu Korea di Indonesia yang disebabkan oleh penyebaran K-Drama dan K-pop, membuat sebagian besar wanita muda mulai menggandrungi K-Beauty, istilah yang merujuk pada ritual perawatan, gaya makeup wajah, beserta produk-produk kecantikan Korea.

Artis dan idol Korea Selatan berhasil merepresentasikan kecantikan khas muda-mudi Korea yang imut dan tata rias wajah yang terlihat alami melalui iklan-iklan kosmetik dan perawatan wajah Korea, juga sponsor dalam drama, film, ataupun acara televisi.

Melihat perkembangan ekonomi dan pesatnya jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia, membuat Irwan mulai merubah haluan bisnisnya dengan melirik pangsa pasar kelas menengah. Sehingga tidak melulu bermain di kelas menengah atas.

Terobosan ini ditandai dengan dibukanya gerai merek kosmetik Innisfree di Central Park Mall tahun 2017. Gerai ini mendapatkan antusiasme dari para pencinta K-Beauty yang besar karena memudahkan mereka untuk membeli kosmetik Innisfree yang asli diimpor langsung dari negeri ginseng.

Menyusul kemudian Laneige yang dibuka pada pertengahan tahun 2018 di Pondok Indah Mall. Penjualan yang menjanjikan dari kedua brand kosmetik tersebut membuatnya terus menambah cabang gerai di kota-kota besar lain di Indonesia.

Brand internasional lain yang dibawa Time International ke Jakarta berbarengan dengan Laneige adalah Valentino dan Red Valentino, brand fesyen kelas menengah keatas asal Italia.

Suksesnya Irwan Mussry di bisnis distribusi barang fesyen mewah menunjukkan bahwa masalah yang datang bisa menjadi peluang besar dan sukses di kemudian hari, serta berani beradaptasi dengan permintaan pasar di sekitar akan terus mendatangkan sukses jangka panjang

 

 

Sumber:

https://www.pressreader.com/indonesia/prestige-indonesia/20141201/284223758843566

http://daman.co.id/insider-danny-mussry/

https://tirto.id/irwan-mussry-dan-gurita-bisnis-mewahnya-c8TT

https://www.timeinternational.co.id/about-us/

http://www.paper.id/blog/inspirasi-sukses-umkm/irwan-mussry-pengusaha-jam-tangan/

http://surabaya.tribunnews.com/2018/11/19/mengintip-perusahaan-milik-irwan-mussry-suami-maia-estianty-yang-tekuni-bisnis-jam-tangan-mewah?page=3

https://www.thejakartapost.com/life/2018/06/30/satisfaction-selling-and-irwan-danny-mussry.html

https://www.moneysmart.id/kisah-irwan-mussry-dulu-antar-surat-kini-konglomerat/

https://www.jawapos.com/entertainment/lifestyle/09/12/2018/suami-maia-estianty-ungkap-alasan-jam-tangan-mahal-selalu-diburu

https://oxfordbusinessgroup.com/interview/obg-talks-irwan-danny-mussry-president-and-ceo-time-international

https://www.indonesiatatler.com/society/ceo-of-time-intermational-irwan-mussry-shares-his-tips-on-being-a-successful-leader

 



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
0 komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi