C20 Library: Perpustakaan Buku Langka Surabaya Rasa Rumah Pribadi

Sumber gambar: Alternative Asia

Sudah tahu belum jika Surabaya memiliki perpustakaan yang menyediakan banyak koleksi buku langka dengan suasana seperti rumah pribadi? Jika belum tahu, maka Anda harus mencoba sesekali untuk berkunjung ke C20 Library & Collabtive yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto No. 22, Surabaya. 

Perpustakaan yang dikelola secara swadaya ini telah didirikan sejak 6 Desember 2008 oleh Kathleen Azali. Berawal dari kecintaannya akan dunia literasi dan desain. Bersama kakak laki-lakinya, Erwin Azali, ia berinisiasi untuk mendirikan perpustakaan yang berawal dari meminjamkan buku-buku koleksi milik pribadi mereka kepada masyarakat. 

Pada saat itu pula, di Surabaya belum ada perpustakaan yang menyediakan koleksi buku langka dan minimnya tempat informal untuk bertukar pikiran, mendapatkan informasi, dan berinteraksi lintas golongan.

Perpustakaan ini sempat terbengkalai ditengah kesibukan keduanya di dunia kerja sehingga sang kakak memilih mundur dan Kathleen tetap bertahan sendiri untuk membesarkan perpustakaan ini. 

Tahun pertama perpustakaan ini berdiri, pengunjung yang datang sangatlah sedikit bahkan beberapa kali tidak ada pengunjung yang datang dalam sehari. Seiring berjalannya waktu, beberapa peminat buku di C20 juga mengabdi sebagai relawan dan penggiat C20.

Buku-buku di perpustakaan ini selain berasal dari koleksi pribadi Katheen dan Erwin, juga berasal dari hasil buruan buku-buku bekas di pasar loak di Jakarta dan Yogyakarta. Selain itu, tak sedikit pula beberapa orang datang untuk menyumbangkan buku-buku mereka di perpustakaan tersebut.

Biasanya, ada yang merasa tidak mampu merawat bukunya atau merasa bukunya hanya menumpuk di rumah, sehingga lebih baik disumbangkan di C20 supaya dirawat dan dibaca oleh banyak orang.

Keunikan perpustakaan ini adalah dari koleksi bukunya yang langka dan sulit ditemui di pasaran ataupun perpustakaan lainnya, sekalipun perpustakaan universitas atau perpustakaan milik pemerintah.

Baca juga: Akhyari Hananto: Meningkatkan Optimisme Terhadap Indonesia Melalui GNFI

           Valencia M. Randa: Menebar Kasih Melalui Komunitas Kemanusiaan

Beragam jenis buku mulai dari buku fiksi, politik, sejarah, biografi, desain, sastra lama, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, hingga bahasa Prancis dapat Anda temui di perpustakaan ini dan bisa disewa untuk dibawa pulang. 

Namun ada beberapa jenis buku seperti buku desain yang hanya bisa dibaca di tempat. Tak hanya buku, berbagai literatur elektronik seperti jurnal atau artikel pun dapat diakses dengan mendaftar keanggotaan perpustakaan.

Inovasi lain yang dilakukan oleh Kathleen sendiri untuk meramaikan perpustakaan ini adalah dengan mengadakan acara pemutaran film beserta bedah film untuk meramaikan pengunjung, bekerja sama dengan beberapa komunitas untuk mengadakan workshop, serta mengadakan acara pasar sehat yang merupakan komunitas dari pegiat pengusaha makanan dan minuman organik di Surabaya. 

Program utama C20 sendiri adalah Ayorek! (platform pengetahuan perkotaan), Design It Yourself (konferensi festival-festival tahunan), dan Manic Street Walkers (tur jalan kaki).

Di tahun 2014, C20 menambah layanan dengan menyediakan co-working space karena melihat belum adanya ruang khusus untuk bekerja terutama bagi pekerja freelance yang menginginkan suasana tenang dan nyaman untuk bekerja.

Perjuangan C20 bukan hanya masalah mendatangkan pengunjung. Pada tanggal 7 Februari 2014, C20 didatangi oleh sekelompok ormas yang memaksa C20 untuk membubarkan diskusi buku yang diprakarsai oleh Yayasan Pustaka Obor. Namun hal ini dapat diselesaikan dengan baik oleh C20 dengan perundingan.

Hingga saat ini, C20 telah memiliki tujuh ribu koleksi perpustakaan dan memiliki ribuan pengunjung dari lintas generasi.  Tidak hanya anak muda saja, bahkan C20 pernah disambangi oleh pengunjung berusia delapan puluh tahun yang mencari perpustakaan koleksi buku-buku lama. 

Ketenaran C20 juga tidak sebatas di Surabaya dan sekitarnya. Melainkan banyak pula pengunjung dari luar kota atau warga negara asing yang tinggal di Surabaya kerap kali menyambangi C20 untuk menikmati literatur-literatur langka di kota pahlawan ini.

 

Sumber:

http://beritajatim.com/pendidikan_kesehatan/273399/belajar,_berinteraksi,_dan_berkarya_di_c2o_library_&_collabtive.html

https://regional.kompas.com/read/2017/05/21/08000061/serunya.bertemu.buku-buku.dan.charlie.si.kucing.lucu.di.c20.library

https://radiobuku.com/2009/08/kathleen-azali-yang-menggagas-perpustakaan-pribadi-untuk-umum/

https://c2o-libraby.net

https://kitabisa.com/bantuc2o

http://surabaya.tribunnews.com/2017/10/09/c20-perpustakaan-rasa-rumah-pribadi

 



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi