Andika Sutoro Putra: Investasi Saham Tidak Perlu Nunggu Tua

Sumber: YouTube.com

“Jika kamu terlahir miskin itu bukanlah sebuah kesalahan. Namun bila kamu mati tetap miskin, itu adalah kesalahanmu.”

Kutipan terkenal dari Bill Gates diatas tentu bisa menjadi pengingat kita semua bahwa kaya atau miskinnya seseorang ditentukan oleh bagaimana usaha kita untuk bekerja keras.

Hal tersebut benar-benar diamini oleh Andika Sutoro Putra. Pemuda asal Singkawang, Kalimantan Barat, ini membuktikan bahwa meskipun terlahir dari keluarga yang tidak kaya raya dan bukan murid terpandai di sekolah, ia mampu meraih kesuksesan di usia yang masih sangat muda.

Semua itu berawal saat ia berjualan CD suara burung walet di usia 14 tahun. Ayahnya menjadi kontraktor burung walet dan memiliki sarang di atap rumahnya. Saat ia berselancar di internet, ia menemukan fakta ternyata CD suara walet dijual cukup mahal.

Akhirnya ia memiliki ide untuk merekam suara burung walet dan memasukkan ke dalam keping CD, lalu dijual secara online. Selama enam bulan berjualan sebagai supplier CD suara walet, ia berhasil meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Bisa dibilang ia anak muda yang cukup kaya raya karena sudah memegang uang sendiri sejumlah ratusan juta rupiah. Uang yang cukup banyak lantas tidak dihabiskannya untuk bersenang-senang.

Ia memilih menghabiskan uang tersebut untuk investasi pengembangan diri dengan mengikuti kelas-kelas bisnis yang dipandu oleh Tung Desem Waringin. Selain itu, ia juga banyak membeli buku untuk menunjang ilmu bisnis.

Setelah belajar bisnis, Putra mulai mengaplikasikan ilmu-ilmunya tersebut dengan membangun berbagai macam usaha di Singkawang dan di ibu kota. Mulai dari usaha pakaian, kuliner, interior, garmen, hingga proyek properti di Bali, proyek rumah dan toko di Singkawang, dan proyek apartemen di Bandung dijajalnya.

Meski sudah belajar sebelum berbisnis, bukan berarti ia tidak lepas dari hambatan-hambatan berbisnis. Dalam waktu dua tahun, usaha-usaha yang dibangunnya ada yang gagal. Bahkan ia pernah ditipu investasi bodong dua kali.

Tapi ia tidak segera putus asa dan menyerah berbisnis. Ia terus belajar memperbaiki diri dan belajar dari kesalahan-kesalahannya.

Selain berbisnis, di usia 15 tahun dia juga tertarik pada dunia investasi. Hal ini diilhami dari berbagai artikel dan literatur yang ia baca bahwa pada saat itu sumber kekayaan terbesar orang terkaya di dunia yang merupakan Warren Buffet, berasal dari investasi saham. Pun begitu dengan Bill Gates.

Meski tinggal di Singkawang yang tidak memiliki peluang sebanyak di Jakarta, ia tidak menyerah begitu saja. Ia getol mempelajari saham sebelum masuk ke pasar saham.

Ketika memulai investasi saham, ayahnya pernah melarangnya karena ada seorang temannya yang rugi besar karena saham. Saham di mata keluarganya seperti berjudi. Namun ia tetap keras kepala ingin memulai nabung saham dan membujuk ayahnya untuk membolehkannya investasi di pasar saham.

Karena usianya saat itu masih di bawah 17 tahun, akhirnya ia meminjam identitas sang ayah untuk membuka rekening efek dengan modal deposit sebesar Rp 10 juta. Ia pun menjadi investor independen dan terus memperbarui ilmu investasi sahamnya.

Tak hanya portofolio pribadinya yang dikelolanya, ia juga mengelola dana para kerabat dan teman-teman keluarganya hingga bertumbuh hingga 400%.

Baca juga: Biografi - Lo Kheng Hong

                  Biografi - Erick Thohir

Selama empat tahun berinvestasi di pasar saham, ia mampu menghasilkan milyaran rupiah dan menjadi miliarder sebelum berusia 20 tahun. Dari sana, ia bisa membeli empat apartemen dan mobil pribadi.

Menimba ilmu juga penting baginya. Meskipun semasa sekolah ia hanyalah siswa yang berada di urutan ranking nomor dua dari belakang, belajar merupakan kebutuhan untuk investasi kemampuan pribadi.

Ia memilih menuntut ilmu di Universitas Pelita Harapan dan membiayai kuliahnya sendiri dari hasil kerjanya sebagai investor.

Pria kelahiran 1994 silam ini nyatanya juga hobi kuliner. Saat hijrah ke ibu kota, ia mendirikan Pungopang, sebauh restoran es krim dan dessert khas Korea di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, pada Juni 2014 lalu. Pungopang sendiri hingga saat ini sudah membuka beberapa cabang di kota lain seperti Makassar dan Manado.

Restoran ini sempat menjadi café hits di kalangan milenial dan dinobatkan sebagai 7 Café dengan Ice Cream Terunik di PIK yang Wajib Dicoba oleh Tokopedia. Selain Pungopang, ada Harvest Moo, restoran dengan menu utama susu, yang dibuka Putra di daerah Serpong.

Penulis buku Anak Muda Miliarder Saham (2018) ini juga aktif diundang sebagai pembicara motivator di berbagai seminar, talkshow, dan segmen radio. Ia pertama kali diundang oleh Pas FM di segmen Bincang Bisnis sebagai wiraswasta muda inspirasional.

Lalu ia pernah diundang sebagai pembicara di acara Alumni-Preneurs oleh Universitas Pelita Harapan ketika masih menjadi mahasiswa aktif. Kwik Kian Gie School of Business dan JNE Tomang juga pernah mempercayakan dirinya sebagai motivator di acara seminar mereka.

Selain aktif sebagai investor, ia juga terlibat dalam beberapa komunitas dan perusahaan. Sebut saja Richvolution Community yang dulunya bernama Komunitas Investor Muda Indonesia (KIMI) dimana ia meruapakan salah satu founder komunitas tersebut.

Lalu di awal tahun 2015 ia bergabung dalam Global Pacific International Holding Company dan dipercaya menjadi direktur utama. GPI ini sendiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan aset di berbagai sektor industri, termasuk real estate, makanan dan minuman, general trading, dan pasar modal.

April 2018 lalu, Putra resmi memimpin NuMoney, platform cryptocurrency asal Singapura yang telah didirikan di tahun 2017, yang baru membuka cabangnya di Indonesia.

Belajar dari jatuh bangun Putra mencapai kesuksesannya di usia muda, penting untuk mempelajari segala sesuatu terlebih dahulu secara mendalam agar tidak mudah terjebak oleh asumsi-asumsi di luaran sana.

 

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Andika_Sutoro_Putra

https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20181222193844-25-47637/kisah-andika-sutoro-anak-muda-yang-kaya-raya-dari-saham

https://swa.co.id/swa/profile/profile-entrepreneur/meski-rapor-sekolah-merah-kini-putra-jadi-miliuner

https://id.techinasia.com/numoney-hadir-di-indonesia

https://www.putrainvestorschool.com/workshop/

https://www.instagram.com/pungopang/?hl=id

https://ebooks.gramedia.com/id/buku/anak-muda-miliarder-saham?buffet=1

 

 



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi