Agung Bezharie Ciptakan Revolusi Warung Pintar Kekinian

Sumber: East Ventures

Agung Bezharie, CEO dan founder Warung Pintar, mungkin boleh jadi kurang beruntung karena keluarganya tidak lengkap lantaran ayah dan ibunya hidup terpisah sejak lama.

Tapi dari sana, ia berusaha menjadi orang yang kreatif dan bisa memanfaatkan berbagai peluang, salah satunya dengan berdagang yang sudah dilakoninya sejak SMA.

Kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), dia memilih jurusan Seni Intermedia yang mempelajari perpaduan seni dan teknologi karena minatnya pada dunia teknologi media atau digital. Ia juga menjadi menerima beragam pesanan. Bikin desain, editing video, animasi, situs web, video mapping, instalasi acara pun dihajarnya.

Selesai meraih gelar MBA di ITB, ia pun bergabung dengan perusahaan modal ventura, East Ventures di tahun 2016. Ia pernah terlibat dalam suatu proyek co-working space milik East Ventures, EV Hive. Rupanya dari sana muncul ide bisnis lain yang menjadi bisnisnya sekarang.

Ia melihat banyak para ojek online yang sedang nongkrong karena kehadiran warung-warung di sekitar tempatnya bekerja. Padahal jika warung tersebut dibuat lebih layak dan menyediakan beberapa fasilitas seperti charger dan WiFi tentu akan lebih nyaman lagi, pikirnya.

Agung pun menjadi lebih penasaran dan mempelajari tentang warung secara mendalam. Ia dan rekannya sepakat bahwa warung, yang dapat ditemui di seluruh pelosok tanah air, sudah semestinya mendapat peningkatan di sisi proses bisnis yang mengarah ke pembelian, penjualan, dan pemantauan.

Ia mendapati bahwa selama ini di lapangan, banyak pemilik warung tradisional tidak tahu bagaimana mengembangkan bisnisnya. Mereka tidak tahu berapa profit yang dihasilkan, omzet penjualan per hari berapa, atau barang yang paling laku yang mana, berapa stok barang yang habis, sehingga tidak ada kemajuan.

Tak hanya itu. Warung sendiri merupakan UMKM dengan industri yang sangat besar di Indonesia. FMCG juga industri sangat besar. Terlebih, ada lebih dari 3 juta warung di Indonesia dan mayoritas 60% barang FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) dijual lewat warung.

Selain itu, ia melihat banyak startup yang ada saat ini target layanannya banyak yang mengarah ke masyarakat kelas menengah ke atas. Padahal dari jumlah populasi 260 juta jiwa, masyarakat kelas bawah jauh lebih banyak.

Berangkat dari sana, ia pun ingin melayani para pemilik warung yang ingin memodernisasi bisnis warung tradisional mereka dengan teknologi yang ada saat ini, seperti akses distribusi barang kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau, melengkapi infrastruktur warung dengan perangkat elektronik seperti CCTV, LCD TV, dispenser, charger, modem WiFi, pemanfaatan software, dan memungkinkan warung menjual produk digital seperti pulsa, tiket kereta api, tiket pesawat, dan lainnya.

Oktober 2017, ia meluncurkan Warung Pintar yang pertama kali berdiri di Jalan Satrio, Jakarta. Berbeda dengan warung tradisional, Warung Pintar menggunakan Internet of Things (IoT), analisis big data, dan blockchain untuk menyediakan data ritel yang akurat, memahami perilaku konsumen, serta meningkatkan transparansi dan kepercayaan dari para pemilik warung.

Ilustrasi Warung Pintar (Sumber: Tech In Asia Indonesia)

Dengan mengusung konsep tersebut, Warung Pintar mengimplementasi sejumlah portofolio East Ventures dalam oeprasinya. Seperti kasir Warung Pintar menggunakan sistem MokaPOS, pencatatan keuangan dan akuntansi menggunakan sistem Jurnal, pembelian barang digital seperti pulsa melalui Kudo, pengadaan produk dan sistem distribusi disediakan oleh Lima Kilo, dan sistem distribusi gudang dikelola oleh Waresix.

Konsep warung modern ini tentu saja tidak mudah diterima oleh masyarakat karena seperti mengubah sistem warung tradisional yang sudah ada ke warung modern. Karena itu, ia dan timnya terus menerus melakukan pendekatan sosial dengan mendatangi pemilik warung di Jakarta.

Agung tidak lantas menyerah. Ia pun menawarkan format kerja sama berupa kemitraan dengan para pemilik warung, dimana ia tidak menjadi pemilik warung. Dengan menjadi mitra, Warung Pintar nantinya membantu para pemilik warung ini untuk mengembangkan dan memperbaiki sistem warung.

Sistem warung yang ditawarkannya ini berhasil menarik pendanaan investor sebesar Rp 55 miliar pada tahun 2018 silam dari sejumlah investor yang terdiri dari SMDV, Digital Garage, East Ventures, Triputra Group, dan beberapa angel investor lainnya.

Uang pendanaan awal ini digunakannya untuk mengembangkan kemitraan Warung Pintar di area Jabodetabek dengan berbagai varian model, ukuran, dan jenis warung yang berbeda. Selain itu, ia juga membuka kesempatan bagi perusahaan atau individu yang ingin menjadi investor dalam membangun Warung Pintar, sehingga bisa membuka kesempatan luas bagi para mitra Warung Pintar.

Hingga awal tahun 2019 lalu, Warung Pintar berhasil menggaet 1.150 kios dari yang tadinya hanya dua warung yang menjadi mitra Warung Pintar. Dampak sosial dari hasil investasi Warung Pintar pun berhasil menciptakan dampak sebesar 110%.

Tidak salah jika bisnisnya pun sudah bertumbuh 575 kali lipat dan mendapat pendanaan seri B sebesar Rp 390 miliar, dimana OVO ikut berpartisipasi sebagai investor baru. Selain itu, Warung Pintar juga mengakuisisi startup Lima Kilo untuk memasok bahan makanan pokok dan hasil pertanian. Nantinya, mitra Warung Pintar bisa mendapat pasokan khusus seperti sembako dari Lima Kilo.

Buah kerja keras Agung pun berhasil mengantarkan ia dan rekan co-foundernya ke dalam daftar 30 Under 30 Forbes Asia 2019 di bidang Retail & Ecommerce.

           

 

 

Sumber:

https://youngster.id/featured/agung-bezharie-adinegoro-berdayakan-para-pemilik-warung-dengan-teknologi

https://beritagar.id/artikel/figur/agung-bezharie-warung-pintar-dan-hilangnya-sosok-ayah

https://www.cnbcindonesia.com/profil/20190130105812-41-53012/wawancara-bos-warung-klontong-canggih-zaman-now

https://www.trentech.id/apa-saja-kemudahan-yang-ditawarkan-warung-pintar/

https://warungpintar.co.id/

https://id.linkedin.com/in/agung-bezharie-hadinegoro-19b47356

https://id.techinasia.com/nasib-limakilo-usai-diakuisisi

           



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi