Unik! Rumah Duka Ini Buka Layanan Drive Thru

Sumber: Japanese Station

Layanan drive thru umumnya ada di restoran fast food seperti McDonald atau KFC untuk memudahkan konsumen mereka membeli makanan tanpa harus turun dari kendaraan dan masuk ke dalam restoran.

Tapi ternyata, seorang pengusaha asal Jepang dan Amerika Serikat ini melakukan inovasi pada bisnis mereka menggunakan drive thru. Yakni, mendirikan sistem drive thru di fasilitas pemakaman.

Lext Ai, Inc. adalah operator layanan pernikahan dan pemakaman di Nagano, Jepang yang pertama kali memperkenalkan sistem drive thru bagi para pelayat untuk menghadiri pemakaman dan memberikah penghormatan terakhir pada pertengahan tahun 2017 silam.

Pertama-tama, pelayat disambut di meja khusus yang berada di jalur khusus drive thru. Lalu mereka bisa mendaftarkan nama mereka di buku tamu atau tablet touchscreen dan menyerahkan uang duka ke dalam amplop untuk diberikan kepada petugas.

Pengemudi dan penumpang bisa memberikan doa dan menyalakan dupa pada pembakar listrik sambil melihat foto mendiang di altar melalui jendela besar. Di dalam ruang duka sendiri, ada lampu kedip yang nantinya akan menyala untuk memberi tahukan anggota keluarga bahwa ada pengunjung yang melayat di jalur drive thru tersebut. Anggota keluarga dapat melihat pelayat menyampaikan perpisahan terakhir pada monitor khusus.

Meski terdengar aneh, tapi banyak juga yang ternyata terbantu dengan adanya layanan ini. Karena memudahkan pelayat dari kalangan orang tua atau tuna daksa untuk memberikan penghormatan terakhir tanpa bersusah payah untuk bergerak masuk ke dalam ruang duka.

Selain itu, bagi pelayat yang sibuk, layanan ini juga sangat membantu tanpa perlu menghabiskan banyak waktu untuk melayat. Tidak perlu pusing mencari parkiran mobil, terutama jika cuaca sedang buruk. Pelayat juga tidak perlu mengenakan pakaian hitam formal atau pakaian tradisional khas Jepang.

Sebelum di Jepang, sistem melayat secara drive thru pertama kali telah diterapkan oleh Paradise Funeral Service di Saginaw, Amerika Serikat sejak 2014 lalu. Namun saat itu sistem ini belum begitu populer karena masyarakat merasa agak aneh untuk melayat tanpa turun dan bertemu langsung dengan pihak anggota keluarga mendiang.

Lalu di tahun 2017, R. Bernard Funeral Service sebagai penantang baru dalam industri ini menerapkan sistem drive thru setelah Bernard sang pemilik kembali dari kunjungan ke California. Ketika akan mendirikan rumah duka di Memphis, ia merasa perlu menerapkan ide tersebut agar bisa bersaing dengan rumah duka lain di sekitarnya yang telah berdiri lebih dari 100 tahun.

Kira-kira ada yang mau buat sistem begini nggak ya, di Indonesia?

Cari beragam rumah duka di kota Anda di www.kenangan.com/tempatpersemayaman atau melalui aplikasi Kenangan.com yang bisa diunduh di smartphone Android atau Apple Anda.

 

Sumber:

https://japanesestation.com/pemakaman-drive-thru-di-jepang-memudahkan-pelayat-untuk-berbela-sungkawa/

https://www.usatoday.com/story/money/nation-now/2017/03/13/funeral-home-drive-thru-viewing/99113958/

https://www.huffpost.com/entry/drive-thru-funeral-home-memphis_n_58a353b6e4b0ab2d2b199f3c

https://internasional.kompas.com/read/2017/12/17/13183061/rumah-duka-di-jepang-mulai-buka-layanan-drive-thru

https://www.vice.com/en_us/article/bj3qy5/drive-thru-funerals-are-now-a-thing-in-japan

×
logo-kenangan Download aplikasi