Nonton Film Sedih Justru Bikin Lebih Bahagia

unsplash.com

Banyak orang menghindari film bergenre drama yang cenderung memiliki plot cerita sedih karena tidak ingin terbawa perasaan dan akhirnya menangis sembari menonton film. Kadang jalan cerita yang mirip dengan pengalaman hidup, membuat seseorang bisa teringat kenangan lama yang semakin membuat luapan emosi menjadi-jadi.

Padahal menurut studi, menonton film sedih justru memberikan keuntungan bagi kesehatan jiwa karena bisa memberikan perasaan lebih membahagiakan setelah selesai menonton. Kok bisa?

Penelitian yang dilakukan oleh sejumlah peneliti di Oxford University mengatakan bahwa menonton film traumatis mampu meningkatkan perasaan ikatan kelompok, serta meningkatnya toleransi pada rasa sakit dengan menaikkan zat kimia perasaan bahagia dan penghilang rasa sakit yang diproduksi di otak.

Hal ini nyatanya bisa memicu produksi hormon endorfin yang akan dilepaskan oleh otak untuk menurunkan kadar stress. Sehingga efeknya seseorang lebih merasa bahagia dan meningkatkan rasa empati, mencintai, serta mempercayai orang lain.

Selain itu, walaupun ketika menonton film sedih seseorang jadi merasa lebih sedih, tapi menariknya, seseorang akan merasa lebih terlibat dalam adegan film tersebut. Meski demikian, akan muncul perasaan lega dan lebih baik setelah terhanyut dalam adegan film.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Ahn et. Al (2012), seseorang menikmati film sedih melalui realisme dan keterlibatan. Kesedihan bisa meningkatkan realitas yang dirasakan dan meningkatkan rasa keterlibatan penonton. Jadinya penonton akan terdorong untuk menikmati adegan sedih dalam sebuah film.

Menukil dari hellosehat, ahli psikologi klinis, Jessica Magidson, menuturkan bahwa adegan film sedih dapat mendorong seseorang untuk merefleksikan diri dan merasa bersyukur atas apa yang telah didapat dalam hidup, serta menjalin hubungan lebih baik ketimbang apa yang dialami oleh para karakter dalam film.

Pendapat ahli lainnya, Silvia Knobloch Westerwick, Ph.D., menyatakan di PsychCentral, bahwa seseorang cenderung menggunakan tragedi yang dialami orang lain atau di dalam film sebagai cara untuk merefleksikan hubungan dalam kehidupannya.

Menariknya, seseorang yang terlibat dalam rasa sedih saat menonton film mendapatkan kebahagiaan karena rasa syukur setelah membandingkan apa yang telah dialaminya dengan apa yang dialami oleh karakter dalam film.

Jadi, bila ada orang terdekat Anda senang menonton film sedih bukan berarti dia menyenangi hal-hal yang berkaitan dengan kesedihan. Tapi bisa jadi itu adalah salah satu caranya untuk bersyukur akan kehidupannya, atau merefleksikan kehidupannya dengan plot cerita yang dialami oleh para karakter film.

.

Sumber:

Davis, N. (2016, September 21). Science: The Guardian. Retrieved Desember 12, 2018, from The Guardian: https://www.theguardian.com/science/2016/sep/21/watching-a-sad-films-boosts-endorphin-levels-in-your-brain-psychologists-say

Fuller, J. (2017, November 07). The British Psychologist Society. Retrieved Desember 12, 2018, from The British Psychologist Society:https://thepsychologist.bps.org.uk/why-do-sad-movies-make-people-happy

Lusina. (2016, September 22). Lifestyle Femalehood: Kompas. Retrieved Desember 12, 2018, from Kompas: https://lifestyle.kompas.com/read/2015/09/22/130500120/Ingin.Bahagia.Segera.Nonton.Film.Sedih.

Perdana, S. (2017, September 06). Hidup Sehat: Hello Sehat. Retrieved Desember 12, 2018, from Hello Sehat: https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/nonton-film-sedih-bikin-bahagia/

×
logo-kenangan Download aplikasi