Hujan dan Cuaca Dingin Bikin Galau. Kok Bisa?

Sumebr gambar: unsplash.com

Musim hujan telah tiba. Orang-orang di sekitar Anda bisa dipastikan akan memasuki zona waktu Indonesia bagian galau setiap hujan mulai turun.

Hujan selalu identik dengan penyakit galau, yang menyebabkan banyak anak muda hobi membuat caption sendu ketika mengunggah foto bulir-bulir hujan di media sosial. Katanya, ketika hujan turun jadi bikin inget kenangan masa lalu. Emang bener?

Hal ini dijelaskan dalam penelitian berjudul The Effect of Weather on Daily Mood: A Multilevel Approach kalau rintik hujan, baik dari cuaca, suara, maupun suasana yang dihadirkan mampu menimbulkan perasaan bimbang.

Psikolog juga menggolongkan hal ini ke dalam Seasonal Affective Disorder (SAD) dimana ini adalah gejala yang terjadi karena kurangnya cahaya di bulan musim dingin dan awan yang berlebihan.

Sindrom ini sendiri juga biasa disebut depresi musim dingin karena mampu memengaruhi neurotransmitter (senyawa organik yang memengaruhi mood pada otak) yang bisa mengakibatkan depresi dan kesedihan.

Suara rintik hujan sendiri bisa menimbulkan perasaan getir yang membuat orang takut dan cemas.

Tapi jika didampingi, perasaan tersebut akan lenyap. Itulah kenapa ketika hujan dan sedang sendiri, kita sering membayangkan ditemani orang yang Anda cintai yang menimbulkan perasaan rindu.

Selain itu, hujan dapat menyebabkan seseorang kedinginan. Hal itu otomatis membuat orang mencari sesuatu yang dirasa menghangatkan.

Kehangatan bisa dirasakan dari hanya saat mengobrol atau beradu pandang dengan orang yang dicintai. Jika kita tidak bersamanya, jadinya hujan bisa mengingatkan pada kenangan masa lalu.

Sindrom ini sendiri lebih banyak terjadi pada wanita daripada pria, karena wanita umumnya cenderung lebih moody daripada pria. Biasanya penderitanya di antara rentang usia 15-55 tahun yang tinggal di daerah yang lebih banyak musim dingin daripada musim panas.

Umumnya, orang-orang yang tinggal di negeri tropis jarang mengalami sindrom ini karena cukupnya cahaya matahari sepanjang tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan hal ini juga masih bisa terjadi.

Jika Anda sering mengalami hal ini di kala cuaca dingin, tidak ada salahnya Anda mengunjungi psikiater untuk mendapatkan pengobatan dan terapi yang cukup. Terapi pada sindrom ini biasanya menggunakan terapi cahaya supaya mampu menstimulus otak untuk membangkitkan mood.

 

Sumber:

http://hai.grid.id/read/07596895/menurut-penelitian-ini-dia-penyebab-kenapa-kita-gampang-galau-saat-hujan-datang?page=all

http://www.provoke-online.com/index.php/special/14877-alasan-kenapa-hujan-bisa-bikin-lo-mendadak-galau

http://style.tribunnews.com/2017/08/20/bukan-karena-kenangan-inilah-penyebab-asli-kita-galau-saat-hujan-turun?page=all

https://kumparan.com/@millennial/kenapa-hujan-dan-cuaca-dingin-bisa-bikin-kita-galau

×
logo-kenangan Download aplikasi