Benarkah Angka 4 Itu Pembawa Sial dan Bermakna Kematian?

Sumber: Makarios Tang (unsplash)

Ketika Anda memasuki lift di sebuah gedung atau pusat perbelanjaan, pernahkah Anda menyadari jika angka 4 tidak ada di dalam daftar tombol lift tersebut? Biasanya angka 4 akan diganti dengan kombinasi nomor dan alfabet seperti 3A, 3B, dan seterusnya, lalu langsung loncat ke angka 5. Ternyata ada alasan di balik hilangnya angka 4 dalam penomoran lantai.

Dalam kepercayaan feng shui atau ilmu pengaturan topografi atau keseimbangan asal Tiongkok, angka 4 disebut-sebut sebagai pembawa sial pada bangunan. Beberapa orang juga mempercayai jika angka 4 ini berbau hal-hal mistis. Ada anggapan pula bahwa angka 4 mirip dengan kursi terbalik yang bermakna jika kedudukan atau jabatan yang dimiliki seseorang tersebut bisa terancam turun.

Angka 4 pun juga diartikan sebagai kematian karena dalam bahasa Mandarin, angka empat disebut “shi” yang bermakna mati. Dalam pelafalan bahasa Jepang dan Korea, angka 4 juga sama-sama bermakna kematian. Akhirnya mitos yang dipercaya secara turun temurun ini pun menyebabkan sebagian orang, terutama di Asia Timur, menganggap jika angka 4 adalah angka sial yang tidak membawa keberuntungan.

Tapi sebenarnya mitos ini sendiri tergantung pada kepercayaan diri kita masing-masing. Yohan Suyanha, seorang Master of Fengshui Art Indonesia, pernah bertutur di finance.detik.com jika angka 4 pada feng shui itu sebenarnya hanya mitos belaka saja. Sebab hingga saat ini angka 4 dan 13 yang dianggap pembawa sial masih ada hingga sekarang.

Feng shui pun sebenarnya adalah ilmu yang mempelajari arsitektur bangunan China. Energi yang datang ke dalam rumah pun, baik positif atau negatif, semua tergantung oleh penghuninya. Bagaimana cara meletakkan furnitur dan berperilaku ikut mempengaruhi datangnya energi ke dalam rumah.

Masih percaya kalo angka 4 itu pembawa sial buat kehidupan Anda?

×
logo-kenangan Download aplikasi