8 Ide Bisnis Menguntungkan dari Kematian

Sumber: unsplash.com

Meski terdengar seram, sebenarnya dibalik kematian ada peluang bisnis yang bisa direalisasikan dan menguntungkan. Bagi sebagian orang, kematian ini justru menjadi penyambung hidup sehari-hari.

Apalagi kematian itu sendiri merupakan suatu hal yang pasti terjadi pada seluruh makhluk hidup. Sehingga permintaan akan kebutuhan terkait urusan kematian akan selalu ada selama dunia ini belum kiamat.

Peluang-peluang usaha ini sendiri bisa dirintis dari skala kecil hingga skala menengah yang membutuhkan modal besar dan perizinan pendirian yayasan. Tapi Anda juga bisa bekerja sama dengan yayasan kematian resmi di sekitar tempat tinggal Anda, sehingga tidak perlu dipusingkan dengan urusan administratif untuk mendirikan yayasan sendiri.

Apa aja ide bisnis kematian yang dimaksud? Berikut ini ulasannya.

  1. Pengurusan Jenazah

Pengurusan jenazah atau jasa pemakaman adalah salah satu ide bisnis yang tidak pernah kehilangan pelanggan. Biasanya, bisnis ini dijalankan oleh yayasan keagaman atau individu yang mendirikan yayasan khusus untuk mengurus jenazah, seperti Al-Azhar, Ario, PPK Tabitha, dan sebagainya.

 

Bisnis pengurusan jenazah ini sendiri membantu menangani jenazah sejak awal, mulai dari penjemputan jenazah, penyediaan ambulans, memandikan jenazah, merias jenazah, hingga prosesi pemakaman atau kremasi.

 

Bisnis ini sendiri memang membutuhkan modal yang cukup besar untuk pengadaan ambulans jenazah dan perlengkapan lainnya, serta membutuhkan tenaga profesional. Selain itu, diperlukan kantor representatif yang bisa dikunjungi oleh calon klien sewaktu-waktu mereka membutuhkan.

 

  1. Rumah Duka

Tidak sedikit di kota besar yang mendirikan bisnis rumah duka sekaligus menyediakan jasa pengurusan jenazah di dalamnya. Namun ada pula beberapa tempat seperti Yayasan Adi Jasa Surabaya atau Rumah Duka Tiong Hoa Ie Wan Semarang yang hanya menyediakan tempat untuk rumah duka.

 

Biasanya rumah duka ini lebih banyak dimanfaatkan oleh warga non-muslim, daripada warga muslim karena mempertimbangkan beberapa ritual yang akan dilaksanakan sebelum pemakaman atau kremasi.

 

Rumah duka ini sendiri biasanya memfasilitasi keluarga mendiang dengan tempat pengurusan jenazah, ruang tunggu jenazah, rohaniawan atau pemuka agama untuk mempimpin doa, kru untuk menunggu jenazah, hingga kantin untuk keluarga mendiang. Tak sedikit juga rumah duka yang menyediakan kolumbarium untuk menyimpan peti abu.

 

  1. Lahan Pemakaman

Di kota-kota besar, luas lahan yang semakin sempit dan harganya yang semakin melambung tinggi, membuat lahan pemakaman semakin sulit dicari. Tidak heran jika di Karawang sendiri beberapa grup bisnis properti melirik bisnis ini seperti pemakaman mewah San Diego Hills, Graha Sentosa, Al-Azhar Memorial Park, dan lainnya.

 

Bisnis lahan makam sendiri tentu syaratnya adalah memiliki tanah yang luas dan bersedia dijadikan pemakaman. Untuk membuat pemakaman yang bagus, biasanya keluarga mendiang akan membayar sewa lahan dan perawatan makam setiap bulannya. Atau dengan membayar sejumlah harga tertentu ketika membeli lahan yang nantinya sudah termasuk biaya sewa lahan dan perawatan seumur hidup. Bisa juga dengan sistem jual putus.

 

Penjualan lahan makam ini juga tidak melulu ketika baru meninggal, ada pula beberapa orang yang sudah sejak jauh-jauh hari membeli lahan makam agar bisa berdekatan dengan anggota keluarga lainnya ketika sudah meninggal.

 

  1. Krematorium

Mahalnya lahan pemakaman, membuat opsi kremasi jenazah naik daun beberapa tahun terakhir, serta meningkatnya kebutuhan akan krematorium atau tempat kremasi. Selain diyakini tidak semahal menyewa lahan pemakaman, kremasi sendiri dianggap lebih simpel bagi keluarga yang ditinggalkan dan tidak memakan banyak lahan.

 

Bisnis krematorium ini sendiri memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk pengadaan peralatan kremasi seperti oven dan pembangunan krematorium itu sendiri. Tapi setiap hari akan ada permintaan untuk kremasi, meskipun kebutuhan tersebut belum setinggi lahan makam.

 

  1. Pengrajin Batu Nisan

Pengrajin batu nisan ini biasanya berada di area sekitar pemakaman untuk memberikan batu nisa di makam. Bisnis ini menarik namun tidak banyak yang tertarik karena dianggap cukup sulit untuk dijalani.

 

Seperti yang Anda ketahui, ada banyak sekali material yang bisa digunakan untuk membuat batu nisan. Ada material dari marmer, granit, dan sejenisnya dengan harga yang beragam, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

 

Jika Anda tertarik dengan bisnis ini, Anda harus memiliki tenaga ahli alias pengrajin material, serta paham betul mengenai seluk beluk material batu pembuatan nisan.

 

  1. Karangan Bunga

Karangan bunga sendiri sebenarnya tidak hanya dipesan untuk dukacita, namun bisa juga dijadikan untuk memberi ucapan selamat, seperti pernikahan, wisuda, peluncuran produk, atau pembukaan perusahaan.

 

Agar bisa menggaet banyak klien, ada baiknya Anda berpromosi di media sosial atau marketplace dan menawarkan ke berbagai instansi, LSM, atau perusahaan besar yang seringkali butuh untuk mengirimkan karangan bunga. Anda bahkan juga bisa menjual karangan bunga disini, lho.

 

Tantangan bisnis ini sendiri adalah harus kreatif dalam mendesain karangan bunga, serta dapat mengantar pesanan tepat waktu.

 

  1. Produsen Peti Jenazah

Bisnis ini sifatnya sama seperti pengrajin batu nisan. Anda bisa menjadi produsen peti jenazah yang paham material, memiliki pengrajin kayu, serta modal dan area kerja yang memadai.

Penjualan peti jenazah sendiri saat sudah beragam. Bisa dijual secara online di media sosial atau marketplace seperti Bukalapak, atau Anda bekerja sama langsung dengan jasa pemakaman sebagai pemasok peti jenazah. Karena saat ini jasa pemakaman tidak hanya mengurus jenazah, tetapi juga sekaligus menjual peti jenazah kepada klien mereka.

 

  1. Perias Jenazah / Make Up Jenazah

Profesi Make Up Artist adalah salah satu profesi yang paling banyak diminati oleh generasi milenial saat ini karena sadar pentingnya untuk tampil cantik dan menawan, serta banyak momen yang membutuhkan tenaga ini, tak terkecuali kematian.

 

Daripada Anda harus bersaing berdarah-darah menjadi make up artist, tidak ada salahnya Anda mencoba untuk menekuni profesi make up jenazah. Sama-sama merias wajah, yang membedakan hanya objek yang dirias saja.

 

Menjadi perias jenazah ini bisa dibilang membutuhkan modal yang paling sedikit diantara peluang bisnis lain yang telah disebutkan sebelumnya. Anda hanya membutuhkan modal untuk membeli perlengkapan dan peralatan make up--bahkan Anda bisa memanfaatkan make up kadaluarsa, serta sekolah tata rias jika ingin memperkaya keterampilan.

 

Tertarik untuk berbisnis di area kematian? Anda juga bisa bergabung di Kenangan.com untuk memperluas jangkauan dan target pasar Anda, serta mempermudah calon konsumen untuk mencari informasi tentang bisnis Anda. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga!

×
logo-kenangan Download aplikasi