5 Tips Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Kematian

Sumber gambar: unsplash

Penyakit kanker dan jantung tidak pandang bulu terhadap penderitanya. Usia tua bukanlah menjadi penyebab utama lantaran penderita di usia muda juga perlahan mulai meningkat.  Lalu di tengah isu pemanasan global dan lingkungan yang semakin banyak tercemar polusi, bagaimana cara mengindari penyakit mematikan tidak menular ini?

Ternyata beberapa jenis kanker dan penyakit jantung dapat dihindari dengan melakukan perubahan gaya hidup sederhana. Bahkan, efek perubahan gaya hidup diklaim bisa mengurangi kematian karena kanker dan penyakit jantung sebesar 38 persen.

Seperti kanker, penyakit tersebut bukanlah penyakit dengan penyebab tunggal dan bisa muncul karena banyak penyebab, antara lain genetik, paparan virus dan infeksi, juga gaya hidup tidak sehat turut berperan besar.

Studi yang dilakukan QIMR Berghofer Medical Research Institute di Brisbane, Australia menunjukkan bahwa secara teori sekitar 17.000 kematian akibat kanker bisa dicegah setiap tahun jika orang mengikuti pedoman yang berlaku untuk meminimalkan paparan terhadap faktor risiko. Begitu pula dengan penyakit jantung.

Gaya hidup tidak sehat yang menjadi penyumbang terbesar kematian di dunia, antara lain asap tembakau, diet yang buruk, obesitas, infeksi, radiasi sinar UV, alkohol, kurangnya aktivitas fisik, dan faktor reproduksi atau hormonal.

Lalu bagaimana perubahan gaya hidup yang bisa dimulai untuk hidup lebih sehat?

  1. Berhenti Merokok

Zat nikotin yang terkandung dalam sebatang rokok telah dikenal lama sebagai penyumbang beberapa penyebab penyakit yang bisa berujung pada kematian. Selain merugikan perokok aktif, nikotin juga berimbas buruk pada perokok pasif seperti orang-orang terdekat Anda yang tanpa Anda sadari terpapar asap rokok Anda setiap hari.

 

  1. Mengatur Pola Makan

Mengatur konsumsi gula, makanan yang digoreng, makanan olahan, serta daging merah membantu untuk mengurangi risiko penyakit kanker, serta obesitas yang bisa berujung pada munculnya penyakit jantung karena katup jantung yang tertutup oleh lemak.

Perbanyak konsumsi air, buah, sayuran, dan serat tambahan untuk memperlancar sistem pencernaan dan menghidrasi kulit Anda dari dalam. Pola makan sehat yang seimbang juga membuat Anda lebih bugar dan tidak mudah lelah karena zat-zat yang dibutuhkan tubuh melalui makanan dipenuhi secara seimbang.

 

  1. Melakukan Aktivitas Ringan

Gaya hidup masa kini, terutama bagi pekerja kantoran, yang lebih banyak duduk berjam-jam untuk bekerja mampu menimbulkan beberapa penyakit apabila tidak diselingi dengan melakukan aktivitas ringan.

Tidak perlu repot meluangkan waktu khusus. Anda dapat meluangkan untuk berjalan kaki dari parkiran atau halte menuju kantor Anda, atau menyempatkan diri dengan memilih tangga daripada lift agar tubuh Anda bergerak setiap hari.

 

  1. Melindungi Diri dari Sinar Matahari

Bagi sebagian orang, terutama kaum Adam, menggunakan sunblock terlihat seperti wanita yang cenderung mau repot menggunakan skincare untuk perawatan tubuh dan wajah.

Padahal, menggunakan sunblock di wajah dan tubuh yang berpotensi terpapar sinar matahari merupakan hal mutlak yang harus dilakukan, baik oleh wanita maupun pria. Karena pemanasan global zaman sekarang, membuat sinar matahari tidak lagi sehat bagi kesehatan kulit dan mengandung sinar ultraviolet yang berpotensi menyebabkan kanker kulit.

Jika ingin berjemur untuk mendapatkan vitamin D alami, Anda bisa berjemur maksimal 20 menit pada pukul 9 pagi-1 siang yang hanya perlu dilakukan 3-4 kali seminggu saja.

 

  1. Rutin Melakukan Deteksi Dini

Jika Anda merasakan sesuatu yang tidak biasa terjadi pada tubuh Anda, tidak ada salahnya Anda menghubungi dokter untuk berkonsultasi dan pengobatan. Rutin melakukan medical check up setiap 3-5 tahun sekali bisa dilakukan apabila medical check up Anda sebelumnya menyatakan Anda sehat wal afiat tanpa kecurigaan penyakit tertentu.

Khusus wanita, sebaiknya Anda tidak melewatkan Mammogram untuk deteksi kanker payudara setiap dua tahun sekali bila berusia 55 tahun ke atas, dan Pap Smear untuk deteksi kanker serviks setiap tiga tahun sekali.

Hidup sehat tidak mencegah Anda dari kematian, tapi memiliki kualitas hidup yang baik dan sehat tentu akan mempermudah Anda menjalankan aktivitas harian Anda. Selamat mencoba!

 

Sumber

https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/mengubah-gaya-hidup-menghindari-kematian

https://www.beritasatu.com/kesehatan/511637/gaya-hidup-sehat-dimulai-dari-pola-makan

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3624455/cegah-kanker-serviks-dengan-mengubah-gaya-hidup

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/medical-check-up-untuk-apa/

https://doktersehat.com/waktu-berjemur-sinar-matahari-yang-ideal-ternyata-bukan-di-pagi-hari/

https://www.suara.com/health/2019/03/14/161723/kamu-perlu-tahu-ini-deretan-penyakit-paling-mematikan-di-dunia-versi-who

×
logo-kenangan Download aplikasi