5 Fakta Nostalgia Itu Menyehatkan Jiwa

Biarkan cinta ini tetap ada

Meski ku coba tuk bertahan

Tak kuasa ku melupakan kisah kita

Ku bernostalgia

*Calvin Jeremy – Nostalgia

Siapa yang setelah membaca lirik lagu diatas ini jadi mendadak nostalgia orang tersayang? Kalau sudah nostalgia, pasti Anda akan merasa terlempar kembali ke memori masa lalu. Nostalgia tidak selalu buruk dan identik susah move on.

Tapi ngomong-ngomong, sudah tahu apa itu nostalgia?

Menukil dari KBBI, nostalgia adalah kerinduan (kadang-kadang berlebihan) pada sesuatu yang sangat jauh letaknya atau yang sudah tidak ada sekarang atau kenangan manis pada masa yang telah lama. Saat bernostalgia, kita membutuhkan proses kognitif untuk mengingat kenangan dan melibatkan perasaan.

Ketika bernostalgia, akan muncul perasaan pahit sekaligus manis karena kita mengingat-ingat kejadian yang menyenangkan tapi di sisi lain sudah tidak mengalaminya lagi.

Kata nostalgia sendiri berasal dari bahasa Yunani, nantos artinya kembali pulang dan algos artinya rasa sakit/luka. Dalam sejarah, nostalgia selalu dikaitkan dengan hal-hal negatif. Di tahun 1968, ada seorang dokter yang mempelajari aktivitas para militer yang depresi dan homesick. Ia berpendapat bahwa seseorang dapat meninggal karena nostalgia.

Beberapa tahun setelah itu, psikiater mulai percaya hal itu dan penelitian tentang nostalgia mulai dilakukan secara mendalam. Tapi sayangnya, masih banyak yang beranggapan bahwa kegiatan ini tidaklah menyehatkan.

Tahukah Anda, jika nostalgia itu ternyata bisa berdampak positif ke diri Anda sekarang? Beberapa keuntungan nostalgia diantaranya:

1.  Memperbaiki suasana hati

Nostalgia dapat memperbaiki suasana hati jika Anda fokus pada hikmah yang diterima dari sebuah peristiwa ketimbang apa yang hilang selamanya. Jika Anda ingat hal menyedihkan, Anda bisa merenungkan betapa berbagai peristiwa itu adalah proses kita menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Jika Anda merindukan orang sudah tidak ada lagi, Anda bisa mengingat masa-masa indah dengan mereka dan bersyukur untuk momen yang pernah dilewati bersama.

2.  Membuat hidup lebih bermakna

Ketika berpikir tentang kematian, Anda cenderung takut dan cemas. Nostalgia bisa mengurangi ketakutan itu karena dengan nostalgia, Anda bisa mengubah cara pandang kita mengenai masa sulit yang sudah berlalu.

3.  Menolong untuk berhubungan dengan orang lain

Nostalgia bisa membangkitkan kembali kenangan lama secara spresifik menurut penelitian. Orang yang sering mengingat kenangan indah bersama orang lain di masa lalu biasanya merasa lebih dicintai, sehingga jarang merasa kesepian.

4.  Menjadi pribadi yang lebih hangat

Tidak hanya menghibur psikis, nostalgia terbukti menolong Anda untuk merasakan kehangatan. Bernostalgia dengan mengingat hal baik dalam proses hidup juga mampu menolong untuk belajar dari masa lalu.

5.  Membuat masa depan lebih cerah

Nostalgia membuat seseorang merasa lebih optimis untuk meraih masa depan, khususnya di waktu yang sulit yang bisa mengingatkan Anda bahwa sesuatu yang baik masih mungkin terjadi di masa depan.

Itulah dampak positif dari nostalgia yang bisa menyehatkan jiwa. Nostalgia  yang selama ini dianggap negatif, sebetulnya mengajak Anda untuk membuat lebih banyak memori indah sejak sekarang, sehingga di masa depan Anda bisa mengingat memori itu kembali.

 

 

Sumber: intisari.grid.id , psychologytoday.com, hellosehat.com

×
logo-kenangan Download aplikasi