Wishnutama

Wishnutama
Sumber: Wikipedia
Profesi Founder dan Komisaris Utama NET. TV
Tempat lahir Jayapura
Tgl Lahir 04-05-1976

Tidak banyak hal yang bisa diulik dari masa kecil Wishnutama. Terlahir dengan nama Wishnutama Kusubandio, ia lahir di Jayapura, 4 Mei 1976 silam. Masa remajanya lebih banyak dihabiskan di negeri orang. Tamat SMP, ia pindah ke Australia dan bersekolah di Kooralbyn International School, Brisbane, dan International School Singapore.

Setelah itu ia bergabung di Millitary College of Vermont di Norwich University, Amerika Serikat. Dalam waktu yang hampir bersamaan, ia juga mengambil jurusan Liberal Arts di Mount Ida College dan Komunikasi di Emerson College. Di Emerson College inilah ia banyak belajar mengenai dunia pertelevisian yang menjadi bekalnya untuk berkarier di dunia TV.

 

Karier Pertelevisian

Sembari berkuliah, ia sudah mengambil pekerjaan paruh waktu sebagai asisten produksi di New England Cable News. Disini ia bisa langsung mengaplikasikan ilmunya di bangku kuliah ke dunia kerja. Setelah lulus dari Emerson College, ia bekerja di WHDH7 sebagai asisten direktur on air promotion.

Tahun 1994, ia kembali ke tanah air setelah beberapa waktu hidup di negeri orang. Memulai karier dari bawah, ia bekerja di Indosiar sebagai Supervisor On Air Promo. Setahun kemudian, ia pindah ke divisi produksi sebagai asisten produksi. Kariernya pun perlahan tapi pasti mulai berkembang dan melejit bak roket. Kunci keberhasilannya adalah kreativitas dan daya juangnya dalam bekerja.

Tidak butuh lama ia menjabat sebagai Executive Producer di bidang News dan Produksi, serta menjadi Production Manager. Sejumlah program tersohor andalan Indosiar yang pernah diprakarsainya adalah Gebyar BCA, Satu Jam Bersama, Patroli dan Saksi.

Setelah tujuh tahun di Indosiar, ia memutuskan untuk membantu Chairul Tanjung yang saat itu baru saja mendirikan Trans TV di bawah naungan CT Corp. Ia diberi amanah untuk menjadi Kepala Produksi saat baru saja berlabuh di Trans TV.

Ia tidak kehilangan pamornya. Ia berhasil mentereng bersama sejumlah program-program andalan Trans TV bikinannya, seperti Extravaganza, Dunia Lain, Indonesia Mencari Bakat (IMB), dan Termehek-mehek. Program-program ini berhasil melejitkan Trans TV dengan rating tertinggi di Indonesia. Berkat keberhasilannya, ia pun dipercaya menjadi Managing Director.

Tahun 2006, Trans Corp mengakuisisi TV7. Tama dipercaya oleh Chairul Tanjung dan jajaran direksi untuk mengepalai stasiun televisi tersebut yang berganti nama Trans 7. Ia ditunjuk sebagai Direktur Utama Trans 7.

Dalam waktu singkat, ia mampu membuat program hits yang menjadi favorit masyarakat, yakni Opera Van Java, On The Spot, dan Bukan Empat Mata. Setelah setahun di Trans 7, ia kembali ditarik ke Trans TV untuk mengisi posisi CEO. Ia juga sempat menjabat sebagai CEO detik.com, portal berita milik Trans Corp, pada periode 2011-2012.

 

Munculnya NET TV.

Malang melintang di dunia pertelevisian Indonesia lebih hampir dua dasawarsa, ia memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia tersebut. Ia mengundurkan diri sebagai CEO Trans TV di tahun 2012. Meski demikian, ia tetap aktif di tempat lain sebagai komisaris Spacetoon TV.

Keputusan ini dianggap cukup berani dan berisiko. Tapi bagi Tama sendiri, meninggalkan zona nyaman untuk meraih pengalaman dan kesuksesan yang lain, salah satu cara untuk menjaga diri sendiri agar tidak terlena dengan kenyamanan yang sudah ada dan mengasah inovasi dan kreativitas diri.

Usai resign, ia membuka restoran Parc 19 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Restoran sekaligus bar yang berkonsep glass house ini terkenal dengan makanan khas Asia, Italia, Meksiko, dan Prancis. Menyasar konsumen kelas menengah ke atas, restoran ini juga menjual berbagai jenis minuman beralkohol.

Meski belum kembali ke dunia pertelevisian seutuhnya, ia sempat menjajal peruntungan dengan mendirikan production house (PH). Dari sinilah ia mendapatkan banyak tawaran pekerjaan hingga mendapat kesempatan membuat stasiun televisi sendiri.

Menggandeng Agus Lasmono dari Indika Group, Tama pun memutuskan untuk membuat stasiun televisi baru yang diberi nama NET. TV, kepanjangan dari News and Entertainment Television.

NET. TV sendiri terlebih dahulu mengakuisisi Spacetoon sebelum mulai mengudara. Meski sempat diwarnai kontroversi, akhirnya stasiun televisi ini mengudara menggunakan saluran Spacetoon.

18 Mei 2013 menjadi tanggal siaran percobaan NET. TV mengudara selama sepekan tanpa diselingi iklan komersial. Peluncuran dan peresmiannya berlangsung pada 26 Mei 2013 secara megah dengan mengundang penyanyi nasional dan internasional yang tidak pernah dilakukan oleh stasiun televisi lain sebelumnya.

NET. TV sendiri dikenal masyarakat sebagai stasiun televisi yang tampil beda daripada stasiun televisi pendahulunya. Konten-konten acaranya dikemas beda dan lebih berbobot. Wishnutama sendiri selalu memasukkan dua unsur pada setiap eksekusi programnya.

Berita yang menghibur dan hiburan yang informatif. Selain itu, NET. dikenal sebagai stasiun televisi pertama yang mengadopsi kualitas gambar beresolusi tinggi atau High Definition (HD) yang membuat gambar yang dihasilkan di layar kaca terlihat lebih jernih.

Beberapa inovasinya pun mulai terlihat. Seperti Citizen Journalism yang mengajak semua orang bisa menjadi jurnalis dan diintegrasikan pada satu program berita sendiri. Ada juga program The Comment, program komedi yang fokus pada apa yang sedang menjadi tren di media sosial, yang menjadi andalan NET. TV.

Selain itu, beberapa program acara komedi situasional dan komedi sketsa juga dibungkus lebih menarik dengan format talkshow yang mengedepankan informasi, fakta, dan semangat positif. Hal itu dilakukan karena menurut Tama, dampak TV sangat kuat ke masyarakat.

Setiap tahunnya, NET. sendiri tidak pernah absen mengundang penyanyi internasional dalam hajatannya sekaligus acara Indonesian Choice Awards. Sejumlah nama seperti Far East Movement, Ne-Yo, Carly Rae Jepsen, Demi Lovato, Jessie J, Hailee Steinfeld, dan Craig David pernah memeriahkan panggung ulang tahun NET.

Berkat kerja kerasnya, suami artis peran Gista Putri ini memperoleh sejumlah penghargaan seperti BEST CEO in Indonesia 2010 oleh majalah SWA, The Winner of 2016 Strategy Into Performance Execution Excellence (SPEX2) Awards, Best Digital Talent – Digital Business Leader Bubu Awards 2017 Indosat Ooredoo IDByte, dan Indonesia’s Influential Person in Creative Industry Awards (Television and Radio) IdeaFest 2017.

 

Tak hanya itu saja. Ketua ATVNI (Asosiasi Televisi Nasional Indonesia) ini sendiri dipercaya menjadi creative director pada upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018.

Upacara pembukaan Asian Games 2018 sendiri berhasil menghadirkan penampilan yang spektakuler dan tidak terduga, terutama kemunculan Presiden Jokowi naik moge (motor gede) ke GBK. Ada juga tari Ratoh Jaroe asal Aceh yang banyak mengundang decak kagum penonton. Penataan panggungnya pun dibuat artistik menyesuaikan dengan penampilan para penampil.

Upacara penutupan Asian Games 2018 sendiri dibuat lebih sederhana daripada upacara pembukaan. Namun hal itu tidak mengurangi kemeriahan dan kemegahan acaranya sendiri yang menuai pujian dari banyak pihak. Tak pelak, karena kesuksesan Asian Games 2018 ini Indonesia bisa berpotensi sebagai calon tuan rumah Olimpiade 2032.

Sebagai seseorang yang bekerja di industri kreatif, kreatif dan mau berubah mengikuti zaman sudah menjadi kunci mutlak jika tidak ingin ketinggalan zaman. Hal ini disadari betul oleh Wishnutama sebagai kunci suksesnya bisa melahirkan program-program televisi yang bermutu dan menarik untuk ditonton.

Selain kreatif, ada hal lain yang harus diperhatikan oleh anak muda, yakni konsisten dan persisten, dimana butuh kegigihan yang konsisten untuk mencapai tangga kesuksesan. Akan ada proses gagal yang melelahkan dan meruntuhkan semangat kita, tapi jika menjaga tekad untuk sukses, semua itu bisa dilalui demi hasil yang maksimal.

Ia bukan orang yang sejak awal bercita-cita untuk bekerja di dunia televisi. Tapi ia mencintai pekerjaannya dan melakukan yang terbaik disana sehingga bisa berkarya dan menjadi sukses. Semoga menginspirasi!



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi