Sandiaga Uno

Sandiaga Uno
Sumber: Makassar Terkini - Terkini ID
Profesi Pengusaha, Cawapres RI 2019
Tempat lahir Pekanbaru
Tgl Lahir 28-06-1969

Masa Kecil

Sandiaga memiliki nama lengkap Sandiaga Salahuddin Uno. Ia lahir di Pekanbaru, 28 Juni 1969 dari pasangan Razif Halik Uno dan Rachmini Rachman atau yang dikenal Mien Uno.

Ayahnya bekerja di perusahaan minyak Caltex (sekarang Chevron) asal Amerika Serikat di Riau. Sedangkan ibunya merupakan pakar pendidikan kepribadian yang cukup terkenal di ibu kota.

Masa kecilnya banyak dihabiskan di Komplek Caltex di kawasan Rumbai, Riau. Ia juga sempat bersekolah disana sebelum pindah ke Jakarta di tahun 1976. Di Jakarta ia bersekolah di SD PSKD Bulungan, SMPN 12, dan SMA Pangudi Luhur.

Sandi sendiri dikenal memiliki wajah yang tampan sejak usia muda. Meski sering mendapat tawaran untuk menjadi model, ibunya tidak pernah mengizinkannya. Tapi ternyata wajahnya pernah muncul di sampul majalah Hai yang terbit pada 23 Januari 1989.

Sandiaga Uno Menjadi Model Cover Majalah Hai Terbitan Januari 1989

(Sumber: Facebook Page "Artis Indonesia Jaman Dulu")

Kecerdasannya pun telah terlihat sejak kecil. Hal ini berkat dorongan sang ibu untuk terus mengasah bakat dan kemampuan yang dimilikinya. Selepas SMA, ia pun mendapat beasiswa Caltex untuk meneruskan pendidikan di Amerika Serikat. Pilihannya jatuh pada jurusan Administrasi Bisnis di Wichita State University.

 

Karier Bisnis Sandiaga

Lulus dari Wichita State University di tahun 1990 dengan predikat summa cum laude, Sandi berkarier sebagai karyawan Bank Summa. Disana ia bertemu dengan taipan William Soerjadjaja, pemilik Bank Summa dan pendiri PT Astra Internasional.

Setahun kemudian, ia kembali mendapat beasiswa untuk kuliah S2 di Negeri Paman Sam. Ia memilih MBA (Master of Business Administration) di George Washington University untuk menimba ilmu. Ia berhasil lulus dengan IPK sempurna 4.00 dalam waktu setahun.

Sekembalinya dari Amerika, ia kembali ke dunia korporat dengan bergabung di Seapower Asia Investment, Ltd. di Singapura sebagai manajer investasi di tahun 1993. Lalu ia pindah ke MP Holding Group, Ltd. pada tahun 1994.

Di usianya yang masih 26 tahun, ia berhasil menduduki jabatan Executive Vice President di NTI Resources, Ltd. yang berbasis di Kanada dengan penghasilan US$ 8.000 per bulan.

Namun krisis moneter yang melanda Asia di tahun 1997 rupanya membuat Kanada ikut terkena dampaknya. Perusahaan tempatnya bekerja pun bangkrut yang membuat Sandi, istri, dan seorang anaknya harus kembali ke tanah air.

Sepulang dari Kanada, Sandi yang pengangguran ini mencoba melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan. Tapi sayangnya tidak ada satu pun lamaran yang memberi respon. Akhirnya, dia mencoba banting setir untuk berbisnis dengan mendirikan usaha konsultan keuangan.

Konsultan keuangan yang diberi nama PT Recapital Advisors itu didirikan bersama teman SMAnya, Rosan Perkasa Roeslani. Ia pun dibantu oleh William Soerjadjaja sebagai mentor bisnisnya.

Setelah usahanya berjalan satu setengah tahun, ia bertemu dengan Edwin Soerjadjaja, putra William Soerjadjaja, yang sedang mengalami kesulitan keuangan dan menawari Sandi untuk membangun usaha berbasis investasi.

Akhirnya, ia dan Edwin Soerjadjaja mendirikan perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya di bidang pertambangan, telekomunikasi, dan produk kehutanan. Berbekal network dengan perusahaan dan lembaga keuangan dalam dan luar negeri, Sandi sukses menjalankan bisnis tersebut.

Mekanisme kinerja perusahaan tersebut adalah dengan menghimpun modla investor untuk mengakuisisi perusahaan yang mengalami masalah keuangan. Kinerja perusahaan yang sedang “sakit” tersebut dibenahi dan dikembangkan. Setelah kembali sehat dan stabil, aset perusahaan dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi.

Hingga saat ini, ada 15 perusahaan yang telah diambil alih oleh PT Saratoga dari bidang usaha pertambangan, telekomunikasi, dan FCMG. Beberapa perusahaan telah dijual kembali, seperti PT Dipasena Citra Darmaja, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), dan PT Astra Microtronics.

Selain aktif sebagai pengusaha, Sandi juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di tahun 2005-2008. Selama masa kepemimpinannya, terjadi peningkatan jumlah pengusaha yang tergabung di HIPMi dari 25.000 orang menjadi 35.000 orang.

Tak hanya itu. Ia juga menjadi Ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sejak 2014, serta masuk dalam tim manajemen Timnas Basket Putri Indonesia pada SEA Games 2015 yang diselenggarakan di Manilla, Filipina.

 

Prestasi Sandiaga 

Berkat kesuksesannya mengelola PT Saratoga, ia dinobatkan menjadi orang terkaya ke-122 di Indonesia versi majalah Asia Globe dengan total aset perusahaan mencapai US$ 80 juta pada tahun 2007.

Pada tahun 2018 lalu, ia berada di posisi orang terkaya nomor 85 di Indonesia dengan taksiran kekayaan US$ 300 juta versi majalah Forbes.

Sandi sendiri diketahui pernah berada di jajaran direksi beberapa perusahaan, antara lain PT Adaro Indonesia, PT Indonesia Bulk Terminal, PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia, Interra Resources, Ltd., dan PT iForte Solusi Infotek.

Di tahun 2011, bapak dari tiga orang anak ini pernah membeli 51% kepemilikan saham Mandala Airlines yang berganti nama menjadi Tigerair Mandala.

Sebetulnya, Sandi sendiri tidak pernah berniat untuk menjadi pengusaha sejak awal kariernya. Tapi keadaan yang akhirnya mendesaknya untuk menjadi pengusaha. Meski kepepet, ia tetap melakukan dengan sungguh-sungguh sehingga akhirnya mampu mencapai kesuksesan yang maksimal.

Ia melepas jabatannya di beberapa perusahaan seperti PT Adaro Energi, Tbk. Dan PT Saratoga Investama Sedaya, Tbk. di tahun 2015 untuk fokus mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Parta Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang diketuai oleh Prabowo Subianto. Posisinya di Saratoga digantikan oleh Michael Soerjadjaja, anak dari Edwin Soerjadjaja dan cucu William Soerjadjaja.

Namanya sempat menghebohkan publik setelah muncul dalam daftar Panama Paper sebagai direktur dan pemegang saham dari Goldwater Company, Ltd., Attica Finance, Ltd., Pinfefields Holdings, Ltd., Velodrome Worldwide, Sun Global Energy, Inc., Finewest Capital Ventures, Ltd., Alberta Capital Partners, Ltd., Mac-Pacific Capital, Inc., Netpoint Investments, Ltd., dan Fleur Enterprises, Ltd di tahun 2016.

 

Perjalanan Politik

Sudah mahfum jika pengusaha kawakan di Indonesia terjun di dunia politik. Sandi menjadi salah satu pengusaha yang menambah daftar nama pengusaha Indonesia yang terjun ke politik. Kariernya di dunia poplitik terhitung cemerlang.

Ia dipercaya untuk menjabat Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Gerindra. Darah politiknya mengalir melalui kakeknya, Raden Abdullah Rachman, yang pernah menjadi pendiri partai politik di Gorontalo bernama Gerakan Kebangsaan Indonesia (Gerkindo).

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat untuk mengusung Sandiaga menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya, ia akan diusung untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

Namun akhirnya posisi itu diisi oleh Anies Baswedan yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo.

Sandi sendiri telah mulai terjun ke masyarakat untuk mensosialisasikan diri sejak pertengahan tahun 2015. Agustus 2016 dibentuk Koalisi Kekeluargaan dari tujuh partai politik yang sepakat akan memilih pemimpin yang lebih baik dari petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Selama kampanye untuk Pilkada, Sandi telah memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) karena berhasil melakukan blusukan ke 1.000 titik di wilayah ibu kota selama satu tahun.

Pilkada DKI 2017 diikuti oleh tiga pasang calon, antara lain Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Saat Pelantikan Gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu (Sumber: Makassar Today)

Sandiaga dan Anies Baswedan berhasil memenangkan pilkada putaran kedua dengan perolehan suara 57,96% diatas perolehan suara pasangan Ahok-Djarot yang hanya memperoleh 42,04% suara.

16 Oktober 2017, ia dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta ke-10 mendampingi Anies Baswedan. Belum genap setahun mengabdi untuk ibu kota, Sandi diminta untuk mendampingi Prabowo Subianto yang kembali mencalonkan diri pada pilpres 2019.

Akhirnya, Sandi pun memutuskan untuk menjadi calon independen dengan keluar dari Partai Gerindra dan menjadi Calon Wakil Presiden di pilpres 2019 ini.

Meski sibuk di dunia politik, Sandi sendiri dikenal sebagai politikus yang kerap mengusung program-program yang berkaitan tentang kewirausahaan dan pengembangan UMKM.

Baginya UMKM sebagai pelaku mayoritas ekonomi Indonesia memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi negara. Selain itu, UMKM juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi sekitarnya.

Hidup setiap orang itu selalu berputar seperti roda, terkadang di bawah terkadang di atas. Meniru Sandi, kita bisa memetik inspirasi bahwa dalam situasi apapun Anda harus tetap bekerja keras dan selalu bersungguh-sungguh, karena tidak ada sukses yang didapat secara instan.

             

           

 

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Sandiaga_Uno

https://www.maxmanroe.com/sandiaga-uno.html

https://www.moneysmart.id/bisnis-sandiaga-uno-yang-bikin-dirinya-tajir-melintir/

https://www.hipwee.com/sukses/kisah-sukses-perjalanan-hidup-sandiaga-uno-dari-remah-remah-sampai-menjadi-triliunan-rupiah/

https://suar.grid.id/read/201639958/begini-gaya-sandiaga-uno-muda-ketika-jadi-cover-boy-sampul-majalah-hai-edisi-januari-1989?page=all

https://news.okezone.com/read/2017/10/15/338/1795786/lima-fakta-menarik-sandiaga-uno-salah-satunya-pemegang-rekor-muri

https://poskonews.com/2018/10/24/profil-dan-biografi-sandiaga-uno-jadi-pengusaha-karena-kecelakaan/

https://www.suara.com/news/2019/03/25/161709/terkuak-ternyata-ini-hubungan-sandiaga-uno-dan-ayah-atta-halilintar

http://saratoga-investama.com/id/portfolio/

https://regional.kompas.com/read/2019/03/04/19332761/nostalgia-sandiaga-di-rumah-masa-kecil-dari-anak-panah-terbang-hingga



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi