Erick Thohir

Erick Thohir
Sumber Gambar: Tribunnews.com
Profesi Pengusaha, Founder Mahaka Group, Presiden SEABA,
Tempat lahir -
Tgl Lahir 30-05-1970

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan beberapa merek media seperti Gen FM, Penerbit Republika, Prambors, atau stasiun televisi nasional ANTV. Merek-merek media tersebut dipimpin oleh seorang pengusaha yang sudah cukup dikenal di tanah air, yakni Erick Thohir.

Namanya semakin naik daun ketika membeli saham mayoritas Inter Milan tahun 2013 silam. Kala itu, berbagai media olahraga internasional maupun nasional sibuk memberitakan dirinya yang menjadi orang Asia pertama yang menjadi pemilik saham terbesar klub asal Italia tersebut.

 

Masa Muda

Lahir pada 30 Mei 1970 dari pasangan Teddy Thohir dan Edna Thohir, membuat Erick dan saudara-saudaranya sejak kecil telah mengenal dunia bisnis dan diwarisi ilmu, serta perjuangan berbisnis. Hal ini lantaran ayahnya adalah salah satu pendiri Astra Internasional, serta memiliki bisnis restoran Jepang dan Italia, Hanamasa dan Pronto.

Meski lahir dari keluarga mapan, tidak membuatnya serta merta bermalas-malasan dan hanya akan mengandalkan kekayaan keluarga untuk masa depannya. Ia pun dengan mantap menuntut ilmu di negeri Paman Sam.

Ketertarikannya dengan media mulai terlihat ketika ia memutuskan untuk studi di Amerika Serikat. Di tahun 1990, Erick meraih gelar Associate of Arts (Diploma) jurusan Communications dari Glendale College, California. Kemudian ia melanjutkan di American College untuk gelar Bachelor of Arts jurusan Advertising yang rampung di tahun 1991.

Untuk memantapkan ilmunya, ia mengambil studi Master of Business Administration jurusan Marketing di National University, California dan berhasil meraih gelarnya di tahun 1993.

Sekembalinya ke tanah air, ia tidak langsung diwarisi kekayaan keluarga. Ia sempat membantu bisnis restoran milik keluarganya, Hanamasa dan Pronto.

Meskipun sang ayah memiliki banyak bisnis, tak disangka jika ayahnya malah melarang Erick melanjutkan bisnis keluarga. Ayahnya ingin Erick mandiri, memiliki usaha sendiri sesuai passion, dan menemukan sendiri kesuksesannya.

Beberapa saudaranya sempat menghalangi dirinya melepas bisnis keluarga karena dinilai memiliki potensi besar untuk melanjutkan dan mengembangkan bisnis keluarga menjadi lebih besar.

Tapi Erick mantap memilih langkahnya sendiri untuk berpetualang di bisnisnya sendiri. Ia memulai dari bisnis trading semen, pupuk, kapur, beras, dan bahan kebutuhan lainnya bersama ketiga sahabatnya semasa kuliah, M. Lutfi, Wisnu Wardhana, dan Harry Zulnardy di tahun 1992.

 

Awal Mula Mahaka Group

Lalu di tahun 1993, ia mulai beralih pada bisnis media dan hiburan dengan mendirikan Mahaka Group di bawah naungan PT. Abdi Bangsa yang kemudian berganti nama menjadi PT. Mahaka Media, Tbk. Ia banyak mendapatkan bimbingan bisnis dari sang ayah, Jacob Oetama, pendiri Kompas, serta Dahlan Iskan, pendiri Jawa Pos.

Unit bisnis yang pertama kali didirikan oleh Mahaka Group adalah Harian Republika, surat kabar pertama bagi komunitas muslim di Indonesia, setelah ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) yang diketuai oleh BJ Habibie didirikan di tahun 1990.

Harian Republika di tahun 1995 telah mengembangkan layanan publikasi internet pertama ditengah Indonesia belum memiliki akses internet yang meluas. Dua tahun kemudian, tepatnya 1997, Harian Republika menjadi pelopor surat kabar yang memiliki sistem cetak jarak jauh di Yogyakarta.

Di tahun 2000, Mahaka mendirikan majalah Golf Digest yang menyasar pembaca yang merupakan pemain golf atau pencinta olahraga golf.

Kiprah Mahaka Group di industri media semakin meningkat tatkala ia mengakuisisi penerbit buku Republika di tahun 2001 yang nyaris bangkrut. Dengan tangan dingin Erick, penerbit Republika kini berhasil menjadi salah satu penerbit besar referensial agama Islam yang patut diperhitungkan di industri penerbitan di Indonesia.

Karya fenomenal seperti Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman El Shirazy, Hafalan Shalat Delisa dan Pulang karya Tere Liye berhasil menjadi best seller di tanah air dan difilmkan.

Lalu Erick mulai melebarkan potensi bisnisnya dengan bermain di bisnis media luar ruang seperti baliho yang dinamainya Mahaka Advertising pada tahun 2002. Di tahun yang sama, Mahaka Group melantai di bursa efek sebagai PT Abdi Bangsa, Tbk. dan menjadikannya perusahaan surat kabar pertama yang menjadi perseroan publik.

Mahaka Group juga rajin membeli saham atau mengakuisisi perusahaan-perusahaan lain untuk memperbesar pangsa besar. Salah satunya PT Indopac Usaha Prima dan PT. Radionet Cipta Karya yang membawahi radio Prambors, Delta FM, dan Female Radio. Selain itu, ia mengakuisisi Hot FM, Kis FM, Mustang FM, dan Lite FM.

Salah Satu Program Rutin Prambors FM yang Digandrungi Anak Muda (Sumber gambar: Pramborsfm.com)

Mahaka juga menyelamatkan surat kabar terbesar berbahasa Mandarin yang terbit sejak era orde baru di Indonesia, Harian Indonesia. Sejak 2006, surat kabar ini bekerja sama dengan surat kabar Mandarin asal Malaysia, Sin Chew, dan diluncurkan kembali dengan nama Sin Chew-Harian Indonesia.

Surat kabar ini menyasar pembaca warga Indonesia keturunan Tionghoa, pelajar bahasa Mandarin, dan pengusaha dengan isi berita yang menitikberatkan pada berita sosial, budaya, politik, kematian, kelahiran, pernikahan, perceraian, dan pembukaan tempat usaha.

Tak ingin berpuas diri pada bisnis media visual. Mahaka Group mulai menyasar media audio visual dengan meluncurkan stasiun televisi lokal Jak TV untuk memperkuat posisinya sebagai bisnis yang fokus pada masyarakat ibu kota di tahun 2005.

Mahaka mulai mengenalkan unit bisnisnya di bidang radio ke masyarakat di tahun 2007 yaitu 98.7 Gen FM dan 101 Jak FM yang menyasar segmentasi usia yang berbeda, serta penambahan unit bisnis penerbitan majalah Parents Indonesia.

Erick sendiri di tahun 2008 berganti jabatan dari Direktur Utama menjadi Komisaris Utama Mahaka Group.

Harian Republika memperoleh penghargaan Gold Asia Media Award 2009 sebagai “The Best Newspaper Front Page Design” dalam WAN IFRA Asia Media Award.

Surat Kabar Harian Republika (Sumber gambar: Harian Republika)

Seiring dengan meluasnya penggunaan internet, Mahaka tidak ingin ketinggalan untuk berinovasi di perangkat digital. Hal ini ditandai dengan peluncuran situs Republika Online, jak-tv.co.id, jakfm.co.id, serta layanan live streaming pada radio-radio Mahaka Group.

Mahaka juga merambah bisnis digital lain dengan mendirikan Rajakarcis.com, layanan penjualan tiket event, serta mengakuisisi Alive! Indonesia. Selain itu, Mahaka juga berinvestasi pada aplikasi mobile GOERS yang memiliki layanan utama menyediakan informasi berbagai aktivitas dan event yang diselenggarakan di kota-kota besar di Indonesia.

Mahaka Pictures dan Mahaka Attraction juga didirikan sebagai rumah produksi dan studio animasi di bawah naungan Mahaka Advertising.

Bersama Anindya Bakrie, Erick mendirikan situs berita VIVA News. Kemudian, di tahun 2013 ia menjabat sebagai presiden komisaris stasiun televisi nasional Antv hingga sekarang.

 

Kiprah di Bidang Olahraga

Sejak muda, Erick telah menggemari dunia olahraga. Meskipun tidak berkarier menjadi atlet, kecintaannya pada olahraga dicurahkan dengan memanajemeni beberapa klub olahraga. Tak heran, jika ia dikenal sebagai pengusaha Indonesia yang banyak berinvestasi di bidang olahraga.

Ia pernah mendirikan klub basket Satria Muda asal Jakarta yang kegiatannya disponsori oleh Mahaka Group serta mengikuti liga basket pertama Kobatama di tahun 1993. Berada di tangan suami Elizabeth Tjandra, Satria Muda berulang kali membawa pulang kemenangan juara basket di Indonesia.

Dengan kemampuannya mengasuh klub olahraga, ia pernah dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Umum PERBASI (Persatuan Basket Indonesia) periode 2006-2010 dan Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) sejak tahun 2006 hingga sekarang.

Tahun 2012, Ia menjadi orang Asia pertama yang memiliki klub bola basket NBA Philadelphia 76ers melalui grup Comcast Spectator yang dipimpin oleh Joshua Harris. Disamping Erick, ada Handy Soetedjo yang menjadi pemilik klub ini asal Indonesia. Setahun kemudian, ia menjual 15% sahamnya untuk membeli klub sepakbola raksasa Inter Milan.

Berbarengan dengan pembelian Philadelphia 76ers, ia juga pernah membeli klub Major League Soccer (MLS) DC United pada 10 Juli 2012. Tapi di tahun 2018 lalu, ia melepas sahamnya kepada Levien yang disokong beberapa investor lain seperti Al Tylis, Ed Shapiro, Stephen Kaplan, Romie Chaudhari, Daniel Gilbert, dan Robert Hernreich.

Pencinta sepak bola internasional tentu sudah tidak asing dengan klub sepakbola raksasa Inter Milan asal Italia. Keputusan Erick membeli saham mayoritas sebesar 70% di tahun 2013 mengejutkan banyak pihak. Ia membuat sejarah sebagai pemilik Inter Milan yang berasal dari Asia.

Press Release Erick Thohir Saat Masih Menjadi Pemilik Inter Milan (Sumber gambar: CNN Indonesia)

Tapi di tahun 2016, ia melepas status pemegang saham terbesar kepada Suning Group asal Tiongkok. Saat ini, dia masih memiliki 31% saham dan tidak lagi menjabat sebagai presiden klub karena memutuskan untuk fokus sebagai ketua timses Jokowi-Ma’ruf Amin.

Selain pernah membeli saham beberapa klub olahraga luar negeri, Erick juga membeli saham klub Liga 1 Persib Bandung dan sampai saat ini masih menjabat sebagai wakil komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.

Setelah Vietnam mengundurkan diri menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018, Indonesia menjadi kandidat tunggal yang mengambil alih sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Setelahnya, pemerintah Indonesia langsung membentuk Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) atau Panita Penyelenggara Asian Games 2018.

Presiden Joko Widodo sendiri langsung menunjuk Erick Thohir sebagai ketua INASGOC yang bertanggung jawab atas penyusunan rencana, persiapan, dan penyelenggaraan Asian Games 2018 di empat provinsi yakni, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Banten.

Panggung Upacara Pembukaan Asian Games 2018 yang berhasil mengundang kagum banyak pihak (Sumber gambar: Suara.com)

Sejak 2016, Erick dan tim fokus merevitalisasi berbagai lokasi pertandingan, termasuk merevitalisasi wisma atlet, venue laga pertandingan, serta beberapa fasilitas umum lainnya untuk mendukung atlet berlaga di Asian Games 2018.

Asian Games 2018 juga berhasil merekrut 15.000 relawan dari seluruh Indonesia untuk membantu pre-event dan main event Asian Games.

Kesuksesan ayah empat orang anak ini dalam memimpin Asian Games disorot oleh banyak pihak ketika ia berhasil menghemat anggaran pemerintah sebanyak 2,8 triliun rupiah tanpa memengaruhi kesuksesan acara.

Hal tersebut dimulai dari opening ceremony yang meriah dan penuh kejutan dengan adegan Presiden Jokowi mengendarai sepeda motor menuju Gelora Bung Karno (GBK) dan ditutup dengan closing ceremony yang dimeriahkan oleh bintang tamu papan atas, seperti grup boyband asal Korea Selatan Super Junior dan iKON, Siddharth Slathia asal India, Afgan, Bunga Citra Lestari, Dira Sugandi, Isyana Sarasvati, Via Vallen, Siti Badriyah, dst.

Salah Satu Penampilan Super Junior Sebagai Pengisi Acara Closing Ceremony Asian Games 2018 (Sumber gambar: Inspirasipagi,id)

Adik dari Garibaldi “Boy” Thohir ini juga berkiprah di bidang sosial dengan mendirikan Yayasan Darma Bakti Mahaka. Ia juga menulis buku berjudul Pers Indonesia di Mata Saya di tahun 2011 yang diterbitkan oleh penerbit Republika.

Sejak 2018 lalu, Erick Thohir diamanahi untuk menjabat sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk pemilihan umum presiden dan wakil presiden 17 April 2019 mendatang karena track recordnya yang bagus dalam kepemimpinan, juga sosok yang bisa mewakili kaum milenial.

Bagi Erick Thohir, menyandang nama belakang keluarga dari sang ayah bukan berarti ia bisa hidup lebih mudah. Dilahirkan dari keluarga pebisnis, justru dijadikannya itu sebagai modal agar ke depannya lebih sukses secara mandiri.

 

 

Sumber;

http://mahakamedia.com/tentang_kami/mahaka_media

https://www.bbc.com/indonesia/olahraga-46147677

https://katadata.co.id/berita/2018/09/07/erick-thohir-bos-media-yang-berlabuh-di-tim-kampanye-jokowi

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-italia/d-2386642/erick-thohir-dari-bisnis-makanan-media-lalu-beli-inter-milan

https://www.hipwee.com/motivasi/tak-berpangku-tangan-meski-orangtua-kaya-kisah-erick-thohir-pebisnis-internasional-yang-nasionalis/

https://www.liputan6.com/bisnis/read/721541/erick-thohir-beli-klub-kaya-inter-milan-darimana-duitnya

https://sp.beritasatu.com/home/siapa-sebenarnya-erick-thohir-itu/39150

https://industri.kontan.co.id/news/bisnis-radio-mahaka-group-masih-solid

https://www.bola.com/asian-games/read/3638385/erick-thohir-buka-rahasia-kunci-sukses-asian-games-2018/page-1

https://id.wikipedia.org/wiki/Erick_Thohir

https://www.antvklik.com/corp/about

https://id.wikipedia.org/wiki/Mahaka_Media

https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20180907181427-142-328650/jejak-erick-thohir-di-lima-klub-olahraga-ternama

https://mix.co.id/marcomm/news-trend/mahaka-group-investasi-di-goers

https://asiangames2018.id/about/inasgoc



Berikan komentar anda
Anda harus Masuk untuk memberikan komentar
belum ada komentar
×
logo-kenangan Download aplikasi